Karimun– Hampir satu minggu, siswa dari berbagai tingkatan, baik dibawah koordinasi Pemerintah Daerah Kab. Karimun, maupun Pemerintah Daerah Provinsi Kepri, untuk SMAN. 04 Kundur di Kundur Barat, semua siswa sebelum melakukan tatap muka, didalam proses belajar mengajar, disaat memasuki areal sekolah tampa terkecuali, dilakukan pemeriksaan suhu oleh sesama siswa piket yang telah ditunjuk oleh Pihak Sekolah, siapa siswa yang belum menggunakan Masker telah disediakan masker, dan diarahkan untuk esok harinya wajib menggunakan masker, seterusnya siswa diminta menjuci-tangan dan selalu menjaga jarak satu sama lain.

Demikian dikatakan Aspawandi, SPd Kepala Sekolah SMAN. 04 Kundur, diruang kerjanya menjawab media ini. Senin (11/10) menurut Kepsek, untuk meminimalisir penyebaran ragam Virus Paska Corona Covid-19, yang jujur masih menghantui keselamatan jiwa warga disetiap saat, kepada peserta didik sangat dihimbau, untuk mematuhi peraturan PPKM Level 2, Prokes Tiem Satgas Covid.19 Kecamatan dan Penerapan 5M yang meliputi Kewajiban menggunakan Masker, Selalu mencuci tangan, Menjaga Jarak, Dilarang kerumunan dan atau berkumpul dan Tidak melaksanakan aktifitas yang dianggap tidak begitu penting, kesemuanya merupakan arahan dan petunjuk dari Dinas Pendidikan Provinsi Kepri yang baku, dan wajib rutin disosialisasikan kepada Siswa untuk saat ini,” kata Kepsek.

Dengan dibagi dua sesi, yang meliputi Sesi Pertama tatap muka dari Jam 7.15 Pagi s/d 9.30 Wib dan Sesi Kedua dari Jam 9.45 s/d 12.00 Wib siang, untuk setiap kelas 15.16 dan 17, masing-masing lokal dibagi dua, jika satu lokal berjumlah 30 Siswa, untuk Sesi Pertama siswa hanya diperbolehkan melakukan aktifitas belajar-mengajar, dengan bertatap muka berjumlah 15 orang saja, sisanya mengikuti sesi kedua secara bergantian dari hari Senin S/d hari Jum’at, sementara hari Sabtu dan Minggu, untuk Sementara libur,” jelas Kepsek.

Alhamdulilah dengan sistim yang telah diatur sedemikian rupa, para siswa cukup mengerti dan memahaminya, dari pihak guru untuk setiap harinya kita arahkan agar melakukan monitoring secara rutin, kita tidak ingin kecolongan, ada siswa yang mengabaikan aturan, karena tanpa siswa sadari, resiko dan bahaya dari Virus yang belum hilang, dan masih membayangi jiwa tersebut, merupakan Virus ganas yang sangat berbahaya dan ditakuti oleh berbagai pihak,” ujar Kepsek.

Pantauan Viralutama.co.id dilapangan, dengan tersedianya tempat mencuci tangan diberbagai sudut sekolah, dan pemantauan rutin dari Pihak Sekolah, menjadikan Pihak Pengelola yakin dan percaya, upaya meminimalisir Virus telah berjalan sesuai harapan.