Tim Gabungan Tertibkan Juru Parkir Liar Dikota Langsa

  • Whatsapp

Langsa– Tim gabungan yang terdiri dari Dinas Perhubungan, Satpol PP, Kepolisian serta Polisi Militer melakukan razia terhadap juru parkir liar atau yang belum terdata dan masih melakukan pengutipan parkir tanpa ada setoran untuk peningkatan Pendapatan Asli Daerah(PAD) Kota Langsa.

“Ini menjadi tugas dan tanggung jawab kami dari Dinas Perhubungan untuk menertibkan para petugas parkir yang melakukan pengutipan tanpa menyetor untuk PAD Kota Langsa. Mereka akan didata dan diberikan tanda pengenal serta atribut lainya,”demikian ungkap Sekretaris Perhubungan Kota Langsa, Bambang Suriansyah, SE disela memimpin apel razia gabungan, Sabtu (06/02/2020) malam.

Bacaan Lainnya

Lanjutnya,” titik yang menjadi lokasi razia malam ini yakni Kraf Sungai Pauh, Zonria Matang Seulimeng, Toko serba 35000, Angkringan depan Lapangan Tenis, Pusat Kuliner Kota Langsa, NS Kupi, Skala Kupi, warung Nasi Abu Paya Bujok Seulemak dan Simpang Comodor serta beberapa tempat lainya.”

Kemudian,”setelah razia juru parkir, Dinas Perhubungan juga akan melakukan razia bagi toko atau tempat usaha yang memasang plang tanda parkir khusus, namun para pemilik toko atau tempat usaha tersebut tidak melakukan penyetoran restribusi parkir pada pihak pengelola yang bertanggung jawab untuk melakukan penyetoran PAD Kota Langsa.”

“Selain itu, sambung Bambang, mobil parfum atau mobil pedagang pulsa yang menggunakan tepi jalan tapi belum terdata dan tidak mau menyetor restribusi parkir nantinya juga akan di tertibkan. Ini sesuai dengan Qanun no 8 Tahun 2013 dan Peraturan Walikota Langsa no 55 Tahun 2013.”

“Ini salah satu bukti bahwa kami tidak main-main dalam bekerja, demi Kota Langsa sebagai salah satu sumber PAD maka kami tertibkan para juru parkir liar, pengusaha toko yang memasang plang parkir khusus atau parkir pelanggan namun tidak setor PAD dan nantinya kami juga akan tertibkan mobil parfum atau mobil usaha lainnya yang parkir di tepi jalan”, tegasnya.

Bambang berharap, semua pihak mendukung untuk kemajuan Kota Langsa tercinta, sebab tanpa dukungan dari semua elemen masyarakat maka apa yang kita cita-citakan untuk Kota Langsa ini tidak akan terwujud.

“Kita himbau untuk pemilik toko atau tempat usaha yang memasang plang parkir khusus pelanggan segera melaporkan ke Dinas Perhubungan saat jam kerja sebelum kita lakukan tindakan serta para pedagang parfum atau yang menggunakan mobil berjualan di tepi jalan juga segera mendatakan ke Kantor Dinas Perhubungan Kota Langsa,” imbuhnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *