Tiada Kata Lelah Untuk Menyambangi, Membantu Kaum Duafa, Fakir Miskin dan Anak Yatim

  • Whatsapp

Langsa,  – Sebelum melakukan penyaluran bantuan kepada warga di kota Langsa, Agus Setiawan yang akrab disapa Agus Mandor. Koordinator Balum Syedara beserta teman-teman melaksanakan Sholat Jumat di Masjid Nurul Ikhlas Gampong Blang, Kecamatan Kota Langsa.

Di bulan suci Ramadhan 1422 H bertepatan tahun 2021 Masehi, yang sudah memasuki puasa ke 4, Baleum Syedara kembali menyalurkan bantuan untuk kaum duafa, fakir miskin dan anak yatim di lingkungan Pemko Langsa.

Bacaan Lainnya

Acungan jempol patut kita berikan kepada pemuda yang satu ini (Agus Mandor) baginya tidak ada kenal lelah dan tidak ada kata berhenti untuk membantu sesama dalam meringankan beban saudara kita yang membutuhkan.

Agus Mandor menyampaikan. “Disaat bulan suci Ramadhan ini Allah SWT akan melipat gandakan pahala bagi kita yang mau mengulurkan tangannya menyisihkan sedikit rezeki kita untuk membantu saudara kita yang tidak mampu, ” jelasnya disela berbagai, Jumat (16/04).

“Disaat kita berpuasa kita menyambangi rumah para kaum duafa, fakir miskin dan anak yatim sambil melatih puasa kita dengan melihat langsung kondisi mereka, bahwa dengan kita berpuasa ini ternyata banyak kaum duafa yang dikunjungi terkadang tidak makan.” katanya.

“Ini sebagai iktibar bagi kehidupan kita sehari-hari, bahwa kita masih diberikan rezeki lebih mari kita sisihkan sedikit untuk bantu saudara-saudara kita yang sangat membutuhkan,” ajak Agus.

Dijelaskan Agus,” kegiatan berbagai ini hampir berjalan selama 5 tahun dilakoninya setiap Jumatnya dan tak ada jeda di setiap bulan Ramadhan, hari ini mengunjungi rumah penderita stroke hampir 6 tahun yakni Syamsiah (65) warga Gang Mawar Gampong Sungai Pauh Tanjung.”

Kemudian, Kita beranjak kerumah Nenek Maneh (86) yang sudah terbaring cukup lama karena menderita penyakit komplikasi warga Gampong Sungai Pauh Pusaka, dan rumah terakhir Rika (24) seorang fakir miskin dengan tiga orang anaknya warga Gampong Matang Seulimeng.”

“Semoga apa yang kami lakukan dapat bernilai ibadah dan dilipatgandakan pahala oleh Allah SWT, sebab senyum duafa, fakir miskin dan anak yatim saat kami sambangi merupakan kebahagiaan yang tak ternilai. Selama Allah masih beri saya kesehatan dan rezeki, Insya Allah saya akan terus berbagi.”pungkas Agus.

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *