Aceh Tamiang, Viralutama.co.id-Pekerjaan galian jaringan gas yang sedang dilaksanakan di Jalan Sedar, depan Kantor Camat Kuala Simpang, Aceh Tamiang oleh PT Adhi Karya, Tbk terkesan seperti ‘lobang maut’ yang sewaktu-waktu bisa menelan korban.

Demikian dikatakan Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Independen (Wali), M. Suhaji kepada wartanusa.id. Sabtu (11/07/2020).

Menurutnya,”lubang galian dengan kedalaman 1 meter lebih dengan lebar sekira 60 sampai 70 cm itu dan panjangnya sekira 1 meter lebih tersebut terlihat seram karena tidak diberikan tanda atau rambu-rambu.

“Lobang itu rawan karena tidak ada rambu-rambu jangankan kayu pembatas, bahkan police line pun tidak ada.

“Ini sangat berbahaya terutama bagi anak-anak. Apalagi di malam hari tanpa police line kendaraan bisa-bisa terperosok ke ‘lobang maut’ itu, karena jika cuma plank saja tidak terlalu kelihatan” tukas Suhaji.

Dirinya khawatir bila ini tidak ditindaklanjuti kemungkinan akan memakan korban, silahkan bekerja, tetapi pikirkan juga dampak dan keselamatan orang banyak.

“Masak iya lubang segitu lebar dibiarkan menganga tanpa rambu-rambu,” ketusnya.

Sementara, Humas PT. Adhi Karya, Tbk untuk Kabupaten Aceh Tamiang, Bayu kepada wartawan Minggu (12/07/2020), mengatakan bahwa pekerjaan itu baru mulai dikerjakan.

“Gini bang, itu pekerjaan sedang dalam on progres, dalam galian, kita belum bisa mem police line. Kan ada orang kerja di dalam penggalian,” ujarnya.

“Karena pekerjaannya belum kelar jadi belum bisa kami baricade (beri pembatas), karena kan tukang galinya pasti keluar masuk galian, tapi kalau sudah malam, tim pengamanan pasti di baricade, termasuk galian yang sudah di backpile (ditimbun),” terang Bayu.

“Jadi untuk prosedur keamanan kita akan tetap sesuaikan prosedurnya. Ini karena kerjaannya baru di mulai kemarin, selanjutnya wajib dipasang baricade,” pungkasnya.