Tanpa Pj: P2K,Tuhapeut dan Pemdes Paya Barat Jalan Sendiri-sendiri

  • Whatsapp

Bireuen – Kekosongan Jabatan, pasca berakhirnya masa jabatan SK (Surat Keputusan) Keuchik Desa Paya Barat Kecamatan Peudada Kabupaten Bireuen, hingga 28 Mei 2021. Belum ada usulan dari Lembaga Tuhapeut mengangkat Pj, P2K, Tuhapeut dan Pemdes Jalan Masing-masing, Jumat (28 Mei 2021).

Ketua Tuhapeut, Jailani mengungkapkan, terkait tidak adanya Pj untuk sementara waktu, berikutan berakhirnya masa jabatan Keuchik Azhari (Kades) pada tanggal 28 Mei 2021, itu memang keputusan yang disepakati bersama masyarakat gampong Paya Barat. Dikarenakan proses pemilihan Keuchik yang baru sedang dalam tahapan akhir.

Bacaan Lainnya

Berkebetulan juga SK (Surat Keputusan) Tuhapeut yang ditanda tangani Bupati Bireuen (H.Muzakkar A. Gani) baru kami terima pada tanggal 20 April 2021. Sangat tidak mungkin bagi kami bermusyawarah dalam waktu yang relatif singkat, terkait pengangkatan Pj”, masa kerja kami baru 20 hari berjalan,” ungkap Jailani.

Sementara Sekdes Paya Barat, Saiful kepada Viralutama.co.id menuturkan, menyangkut sejauh mana tahapan Pilkades telah berjalan, tidak pernah dibahas ataupun diberitahukan kepada saya, baik oleh Lembaga Tuhapeut mahupun P2K (Panitia Pemilihan Keuchik) Bahkan terkait kekosongan pimpinan di pemerintahan sama sekali tidak pernah dimusyawarahkan.

Sepertinya setiap kegiatan dan pelaksanaan program dalam Gampong, “Bejalan Sendiri-sendiri (masing-masing) secara berasingan. Namun perlu diperhatikan, jika kegiatan yang menggunakan anggaran Dana Desa, siapa yang dapat mempertanggung jawabkanya. Sedangkan pada jabatan KPA (Kuasa Pengguna Anggaran) saat ini terjadi kekosongan, tanpa ada Keuchik definitif ataupun Pj,”ujar Sekdes Paya Barat.

Kadis DPMGPKB Bireuen, Mulyadi SH ketika dikonfirmasi mengatakan, tidak boleh terjadi kekosongan pada jabatan Keuchik (Kades) dalam setiap Gampong. Setidaknya harus ada Pj sementara menunggu hasil pemilihan jika kadesnya telah tamat masa jabatan,” Itu tugas dan tanggung jawab Lembaga Tuhapeut dimasing-masing Gampong.

Camat Kecamatan Peudada, Zamzami kepada Viralutam.co.id menyebutkan, telah disampaikan kepada lembaga Tuhapeut Gampong Paya Barat terkait mekanisme dan tata cara sesuai dengan aturan yang berlaku jika,”Masa jabatan Keuchik Berakhir. Barangkali aturan tersebut tidak dilakukan oleh Tuhapeut setempat,

Lembaga Tuhapeut Gampong Paya Barat telah sah semenjak dari hari pelantikannya, berdasarkan SK Nomor 147/46 Tahun 2021 Tertanggal 30 Maret 2021 yang ditandatangani Bupati Bireuen, H.Muzakkar A.Gani. Walaupun SK tersebut diterima Tanggal 20 April 2021,” SK itu kan butuh proses dan makan waktu.

Terhadap tahapan pemilihan Keuchik, serta calon yang telah melalui seleksi oleh P2K dan telah disampaikan ke pihak kecamatan Peudada, berkas tersebut akan dipelajari kembali. Hal tersebut dikarenakan, salah satu kandidat telah menyampaikan Surat Sanggahan ke pihak kecamatan,”Camat Zamzami menjelaskan.

Laporan – Juwaini
Editor – Wira

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *