Rumah Roboh Tiada Anggaran: Bimtek, BLT DD Antara Pemdes dan Permendes

  • Whatsapp

Bireuen – Apes sungguh nasib tukang ojek lepas yang rumahnya sampai roboh, tanpa kepedulian dari pemerintah. Khalidin warga Dusun Cot Krut Desa Blang Rambong kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen, Geuchik (Kades) DD Terkuras ke BLT selain Bimtek, Senin (29 Maret 2021).

Permendes Nomor 13 tahun 2020 merupakan landasan dasar bagi semua desa dalam menyusun rencana kerja dan APBDes 2021, Permendes menegaskan bahwa dana desa tahun anggaran 2021 diprioritaskan untuk pencapaian SDGs Desa yang mengukur seluruh aspek pembangunan, sehingga mampu mewujudkan perkembangan manusia.

Bacaan Lainnya

Khalidin warga Dusun Cot Krut Desa Blang Rambong kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen kepada Viralutama.co.id mengatakan, “Pekerjaan sebagai tukang ojek lepas yang ditekuninya sejak beberapa tahun terakhir, tidak memungkinkan baginya untuk membangun sebuah bangunan layak hunian keluarga,”

“Penghasilan yang tidak menentu sangat berpengaruh untuk merealisasikan kebutuhan tersebut. Terkait permasalahan yang dihadapi, telah pun disampaikan kepada pemerintah desa Alue Rambong melalui Geuchik (Kades).”ujar Khalidin.

Sayangnya, hingga roboh akibat diterpa hujan dan angin kencang semalam (Selasa 23/3) belum ada tanda-tanda kepedulian dari pemdes. Untuk menyelamatkan diri dari hujan dan lainnya pasca rumah telah roboh, terpaksa menumpang di rumah mertua yang bersebelahan,”tambah Khalidin.

“Kami merasa sangat sedih atas sikap pemdes yang seolah ya menutup mata terhadap kondisi kehidupan keluarga kami. Apakah bantuan dana desa hanya dikhususkan untuk masyarakat yang dekat dengan keluarga para pemangku jabatan,”

“Ataupun dari sisi pandang pemdes, kami tidak layak sebagai penera bantuan. Sedang pada kenyataannya, Pekerjaan saya hanya sebagai tukang RBT (Ojek) apakah itu di kategorikan berkemampuan (Kaya) tutur Khalidin bernada sedih. Kebetulan ada pihak BPBD yang datang dan memasang tenda, kan tidak mungkin kami jadikan sebagai hunian,”Tutur Khalidin bernada sedih.

Geuchik Blang Rambong, Fakhrizal ST kepada Viralutama.co.id mengatakan,” Untuk membangun rumah keluarga Khalidin pada tuhun ini (2021) terbentur dengan anggaran yang sangat terbatas, DD telah terkuras untuk BLT (Bantuan Langsung Tunai) mencapai 80 KK KPM,”

“Selain itu, DD juga terkuras untuk kegiatan Bimtek (Bimbingan Teknis) yang hampir semua tupoksi perangkat dan lembaga wajib diikuti, terkait kekurangan anggaran tersebut telah pun disampaikan kepada keluarga Khalidin. Kita mengakui kondisinya saat ini sangat membutuhkan rumah, namun Pemdes juga tidak dapat mengambil kebijakan untuk tahun ini,”

“Keputusan ini diambil berdasarkan telah dimusyawarahkan bersama perangkat dan lembaga Tuhapeut Gampong Blang Rambong. Sebelumnya saya sendiri pernah menawarkan kepadanya (Khalidin) jika bersedia boleh dibekali material rumah dari saya (Pribadi) untuk merehap rumah tersebut, namun nantinya harus dikembalikan dengan cicilan,”

“Tapi hingga hari ini belum ada tanda-tanda darinya untuk menyahuti inisiatif yang saya tawarkan kepadanya. Mohon difahami, Hari ini, Sabtu (27/3) kita baru saja selesai menyalurkan BLT kepada 80 KPM lebih di desa Blang Rambong.”

Laporan – Juwaini
Editor – Wira

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *