Rekanan, PT. Cipta Marga Abadi Nakal, Diduga Telah Melakukan Pembohongan Publik

  • Whatsapp

Langsa, – Masih sering ditemui kegiatan dalam pelaksanaan proyek pemerintah di Kota Langsa, Provinsi Aceh, tidak melengkapi dalam penulisan item atau Nilai kontrak kegiatan didalam plang proyek.

Seperti Proyek pemerintah melalui Kementerian Perhubungan Darat RI dalam pekerjaan rehabilitasi terminal penumpang Tipe A Kota Langsa yang dikerjakan oleh PT. Cipta Marga Abadi diduga tidak menulis kan item atau nilai kontrak kegiatan dalam plang proyek.

Bacaan Lainnya

Sehingga menimbulkan asumsi miring dan ini tentunya sudah melanggar dari kontrak kerja sehingga ini terkesan masih ada yang ditutupi oleh pihak pemenang tender, kenyataannya dalam plang proyek tidak dicantum,
Kan Nilai Kontrak atau Anggaran.

Hal ini jelas dalam pelaksanaan Kegiatan proyek terindikasi pihak kontraktor sudah melakukan,”pembohongan publik” dan adanya kecurangan dalam pelaksanaan fisik pekerjaan proyek pemerintah yang bersumber dari anggaran APBN tahun 2021.

Menurut Wakil Ketua Bidang Hubungan Masyarakat Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Iskandar Muda (YLBHIM ) Aceh, H. M Ali Abusyah akrab disapa Abu Alex,” semua ini dipandang penting bahwa papan nama tidak hanya sebagai komponen pelengkap ketentuan pelaksanaan kegiatan proyek. Namun lebih dari itu, plang atau papan proyek sebagai bentuk transparansi atas semua kegiatan yang di biayai dengan uang negara yang di kutip dari pajak rakyat.”katanya. Sabtu(3/4).

“Sebagaimana diatur dalam Undang-undang nomor 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik (KIP), rakyat berhak mengetahui dan mengawasi setiap kegiatan pembangunan yang di biayai lewat anggaran negara (APBN dan APBD).”

“Keterbukaan atau transparansi dari pada pelaksanaan proyek harus di mulai dari awal kegiatan sampai akhir pembangunan, tidak boleh sedikitpun ada hal yang di tutupi, misalnya tidak memasang plang papan nama proyek atau terpasang tidak ditulis item kegiatan,” ujar Abu Alex.

Lanjut Abu Alex menambahkan, “pembuatan dan pemasangan papan nama proyek tidak hanya sekedar kewajiban dari kontraktor pelaksana. Namun di dalam dokumen kontrak kerja pelaksanaan juga sudah di sebut item anggaran pembuatan dan pemasangan papan nama proyek.”

“Apabila ada kontraktor yang dengan sengaja tidak memasang papan nama proyek atau tidak menuliskan Nilai kontrak, hal tersebut dianggap telah mengingkari salah satu item kontrak kerja yang sudah di tanda tangani oleh para pihak,”tegasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *