PT. Cipta Marga Abadi Di Anggap Mengangkangi UU No 14 Tahun 2018

  • Bagikan

Langsa, – Masih sering ditemui kegiatan dalam pelaksanaan proyek pemerintah di Kota Langsa, Provinsi Aceh, yang tidak melengkapi dalam penulisan item atau Nilai kontrak kegiatan didalam plang proyek.

Salah satunya Proyek pemerintah melalui Kementerian Perhubungan Darat RI pekerjaan rehabilitasi terminal penumpang Tipe A Kota Langsa  yang dikerjakan oleh PT. Cipta Marga Abadi terkihat tidak menulis kan item atau jumlah nilai kontrak kegiatan dalam plang proyek tersebut.

Patut diduga bahwa rekanan telah melanggar dari ketentuan dalam kontrak kerja terkesan masih ada yang ditutup tutupi oleh pihak pemenang tender, yang tidak mencantumkan jumlah atau nilai kontrak pekerjaan.

Sebagai pelaksanaan Kegiatan proyek pihak kontraktor terkesan dengan sengaja melakukan pembohongan publik” dan adanya kecurangan dalam pelaksanaan fisik pekerjaan  proyek pemerintah yang bersumber dari anggaran APBN tahun 2021.

H. M Ali Busyah yang akrab disapa Abu Alex. Wakil Ketua Bidang Hubungan Masyarakat Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Iskandar Muda (YLBHIM ) Aceh menanggapi dan menjelaskan.” Bahwa papan nama tidak hanya sebagai komponen pelengkap ketentuan pelaksanaan kegiatan proyek. Namun lebih dari itu, sebab plang proyek sebagai bentuk transparansi atas semua kegiatan yang di biayai dengan uang negara yang di kutip dari pajak rakyat.”sebutnya.

“Hal itu sebagaimana diatur dalam Undang-undang nomor 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik (KIP), rakyat berhak mengetahui dan mengawasi setiap kegiatan pembangunan yang di biayai lewat anggaran negara (APBN dan APBD).”

“Keterbukaan atau transparansi dari pada pelaksanaan proyek harus di mulai dari awal kegiatan sampai akhir pembangunan, tidak boleh sedikitpun ada hal yang di tutupi, misalnya tidak memasang plang papan nama proyek atau terpasang yapi tidak ditulis item kegiatan serta nominal kontrak pekerjaan,” ujar Abu Alex.

“Pembuatan dan pemasangan papan nama proyek tidak hanya sekedar kewajiban dari kontraktor pelaksana. Namun di dalam dokumen kontrak kerja pelaksanaan juga sudah di sebut item anggaran pembuatan dan pemasangan papan nama proyek.”

“Apabila ada kontraktor yang dengan sengaja tidak memasang papan nama proyek atau tidak menuliskan Nilai kontrak pekerjaan, hal tersebut dianggap telah mengingkari salah satu item kontrak kerja yang sudah di tanda tangani oleh para pihak,”tegasnya.

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *