Polemik Sertifikat Ganda, Seno Aji Resmi Kirim Pengaduan Sengketa Tanah ke Kantor BPN 

  • Whatsapp

Lampung, Seno Aji sebagai kuasa dari pemilik tanah milik Srinatun Pujiastuti berdasarkan sertipikat hak milik nomor 937/B.Kdm/Bumi Kedamaian atas perubahan hak milik nomor 7943/KD/Kedamaian resmi menyampaikan pengaduan sengketa tanah kepada Kepala Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Bandar Lampung.

Tanah milik Srinatun Pujiastuti yang terletak di Jalan HM. Mangun Diprojo, Gang Pelita nomor II, KK II, RT 09, RW.01, Kelurahan Bumi Kedamaian, Kecamatan Kedamaian, Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung yang dikuasai oleh Srinatun Pujiastuti sejak tahun 1983 telah diserobot oleh oknum berinisial An sekira Bulan November 2019, AN mengaku memiliki sertipikat juga.

Bacaan Lainnya

Adapun modusnya, An menyerobot bermodalkan buku tanah kemudian atas dasar itu dinilai melakukan tindakan semena-mena dengan merusak tanda-tanda batas tanah, pondasi, dan tanaman diatasnya dengan membangun rumah permanen.

Demikian disampaikan oleh Seno Aji dalam keterangan persnya di Bandar Lampung pada Kamis (20/5/2021).

“Tadi kita sudah kirim pengaduan resmi ditujukan langsung ke Kepala Kantor Pertanahan Kota Bandar Lampung, karena tanah milik Ibu Srinatun Pujiastuti ini sudah masuk masalah sengketa, sebab ada pihak lain yang mengaku memiliki buku tanah kemudian melakukan tindakan semena-mena dengan membangun rumah di atas tanah milik Ibu Srinatun Pujiastuti ini,” ungkap Seno Aji.

Aktivis muda ini juga berharap agar pihak Kantor Pertanahan Kota Bandar Lampung dapat memberikan jaminan kepastian hukum terhadap hak atas tanah milik Srinatun Pujiastuti.

“Masalah ini merupakan Sertipikat hak milik ganda, oleh karena itu, dengan pengaduan ini, Kantah Kota Bandar Lampung harus menjunjung tinggi prinsip Catur tertib Pertanahan sesuai Keputusan Presiden yaitu tertib hukum Pertanahan, tertib administrasi, tertib Penggunaan tanah, dan tertib pemeliharaan tanah lingkungan hidup,”jelas Seno Aji yang juga sebagai Ketua Umum Komite Aksi Masyarakat dan Pemuda Untuk Demokrasi (KAMPUD).

Diketahui, sebelumnya Seno Aji juga telah menyampaikan surat sanggahan pada tanggal 19 April 2021 terhadap diterbitkannya berita acara pengukuran pengembalian batas/penetapan batas nomor 07/BA-08.01/II/2021 yang diterbitkan oleh Kantah Kota Bandar Lampung, lantaran dinilai Berita acara tersebut tidak sesuai dan bertentangan serta melalaikan terhadap Sertipikat nomor 7943/KD, Surat ukur 1675/1982, yang telah diubah menjadi Sertipikat nomor 937/B.Kdm, Surat ukur 930/2019 atas nama Srinatun Pujiastuti dan Berita acara pelaksanaan pengukuran pengembalian batas tahun 2006 serta surat keterangan pendaftaran tanah yang diterbitkan oleh Kantah Kota Bandar Lampung.

Sementara, saat dikonfirmasi oleh awak media, pihak Kantah Kota Bandar Lampung melalui loket 1 (satu) dengan petugas berinisial RNA mengatakan bahwa terkait surat sanggahan tersebut belum ada jawaban dan masih dalam proses disposisi.

“Belum ada jawaban untuk saat ini pak, namun surat tersebut dari Kepala Kantor sudah diproses dan disposisi ke bidang pengukuran tanah,”jelas RNA.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *