Petugas Imgrasi Kelas II TPI Langsa Terkesan Alergi Dan Tertutup Kepada Wartawan

  • Whatsapp

Banda Aceh, – Kantor Pelayanan Imigrasi kelas II TPI Langsa mendapat sorotan tajam dari sejumlah wartawan di Kota Langsa Pasalnya, usai kegiatan Deklarasi Janji Dan Penandatanganan Komitmen Bersama Membangun Zona Integritas Menuju WBK/WBBM yang di laksanakan dihalaman Kantor Imigrasi Kelas II TPI Langsa, Rabu (17/02/2021).

Kehadiran awak media yang hendak meliput kegiatan acara tersebut justru dianggap sebagai tamu yang tidak di undang oleh Humas Imigrasi kelas II TPI Langsa.

Bacaan Lainnya

Acara tersebut dihadiri dari unsur Forkopimda, Kepala Lapas II B Langsa Heri, A. Md. IP, SH, MH, Kepala Lapas Narkotika Kelas II B Langsa Herman Anwar dan segenap jajaran masing masing.

Dalam kegiatan tersebut sejumlah awak meminta izin untuk konfirmasi untuk publikasi kepada Kepala Imigrasi Darori, SH. MH, namun kepala Imigrasi mengarahkan sejumlah awak media untuk menjumpai Humas, Yudi Yuliansyah sesuai arahan dan petunjuk, kemudian wartawan yang hadir menghubungi dan mengirim pesan untuk kejelasan atas arahan Kepala Imigrasi.

“Ironisnha, Humas menjawab dan membalas pesan WhatsApp dengan mengatakan “Abang diundang sama siapa kemari ya bang,” tulisnya yang di kirimkan kepada sejumlah awak media.

Dengan kejadian itu sejumlah awak media yang melakukan peliputan pada acara tersebut, merasa heran, anehnya mengapa Humas menjawab seperti itu, apakah tidak ada kata-kata lain yang lebih baik dan pantas.?

“Dengan tingkah laku Humas Imigrasi Kelas II TPI Langsa, menimbulkan asumsi miring, patut diduga petugas Humas Imigrasi kelas II TPI Langsa alergi dengan wartawan, hal ini akhirnya menjadi pemicu persoalan.

“Sebaiknya Kepala Kantor Imigrasi kelas II TPI Langsa sudah sepatutnya memberikan pembinaan dan arahan kepada Humas, oleh karena itu Kantor Imigrasi adalah kantor pelayanan publik bukan kantor Pribadi,” ujar sejumlah wartawan yang hadir.

Yang perlu kita pahami adalah, awak media dimanapun dan kapanpun setiap ada kegiatan dan aktivitas baik di Pemerintah, Vertikal, BUMN, Swasta dan kegiatan masyarakat lainya tidak harus perlu diundang mereka pasti hadir dalam setiap event dan kegiatan di segala bidang.

“Sebab wartawan adalah merupakan pekerja sosial kontrol, untuk melakukan peliputan, mencari dan menggali serta mengembangkan informasi kepada publik yang dijalankan sesuai dengan ketentuan dan dilindungi oleh Undang – Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.”unkap Eko Jatmiko salah satu wartawan senior dikota Langsa.

Eko Jatmiko, ia sangat menyayangkan dan menyesalkan sikap Humas Imigrasi Kelas II TPI Langsa, kepada awak media, menurutnya, kesan ini, mencerminkan tidak adanya niat untuk berkolaborasi dalam meningkatkan kinerja ASN di Imigrasi untuk membangun sinergitas dan kemitraan.

Di tempat terpisah selama ini, yang di alami oleh para awak media bahwa, Pejabat kantor Imigrasi Kelas II TPI Langsa, sangat sulit untuk ditemui oleh para awak media, dan patut diduga kuat merak alergi terhadap Wartawan.

“Dimana saat sejumlah wartawan dari berbagai media di Kota Langsa kerap kali mengunjungi Kantor Imigrasi kelas II TPI Langsa, mengingat wartawan adalah merupakan pekerja sosial kontrol dan mrlakukan tugasnya dilingkungan kantor Imigrasi untuk mengontrol terkait dengan hasil kinerja Pihak kantor Imigrasi selama ini, namun pihak kantor Imigrasi terkesan enggan menemui wartawan.”

Disisi lain salah satu pendiri media cetak dikota Langsa. Khalid SH. Juga menanggapi dan mengungkapkan,” Ada ala dan apa yang menjadi kendala sehingga pihak Kantor Imigrasi Langsa selama ini enggan menerima kedatangan awak media, ada apa.”tanya Khalid SH.

”Sehingga pihak Imigrasi dan juga Kepala Kantor Imigrasi mereka semua terkesan enggan menerima kedatangan wartawan, sebab selama ini setiap kantor tersebut datangi oleh wartawan kepala selalu tidak ada di tempat, ketika ditanya oleh petugas yang jaga didepan,” ujar Khalid.SH.

Sambung Khalid SH,”tentu sikap seprti ini memancing opini negatif dan asumsi miring, sebab bagi mereka yang bekerja buruk dan melakukan penyimpangan la yang enggan untuk bertemu dengan awak media. hal itu terbukti pada hari ini apa yang di lakukan oleh Humas.”ujar Khalid SH.

”Hal ini sangat disayangkan ketika sikap Humas seperti ini bila masih di pertahankan oleh pimpinan Imigrasi kelas II Langsa, maupun Kanwil di Banda Aceh juga Kemenkumham dan DPR RI Komisi III, mengambil sikap kepada bawahanha, tentunya dengan kesan tertutup seperti ini kepada awak media, itu pertanda mencerminkan bahwa pihak Imigrasi kelas II TPI Langsa tidak adanya niat untuk membangun sinergitas dan kemitraan,” pungkas Khalid SH.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *