Pertanyakan Tupoksi P2K: Aparatur Desa Paya Barat Datangi Camat

  • Whatsapp

Bireuen – Pertanyakan Tupoksi P2K (Panitia Pemilihan Keuchik) Aparatur Pemerintahan Desa Paya Barat datangi kantor Camat Peudada. Kasipem, Sulaiman, Berkas yang disampaikan Ketua P2K Tanpa Rekomendasi Pimpinan calon salah satu kandidat yang berstatus Guru”,Berkas belum lengkap, Senin (24 Mei 2021).

Ketua P2K (Panitia Pemilihan Keuchik) Mustafa Saring ketika dikonfirmasi Viralutama.co.id mengatakan, sejumlah 3 kandidat calon Keuchik (Kades) Paya Barat Kecamatan Peudada Kabupaten Bireuen telah mendaftar sejak masa pencalonan di tetapkan tanggal 30 April s/d 13 Mei 2021.

Bacaan Lainnya

“Dari 3 calon tersebut, 2 diantaranya telah lolos dari verifikasi dan memenuhi persyaratan sebagai calon yaitu, Safwadi dan Mukhsin. Sementara satu kandidat lain, Azhari yang merupakan calon incamben tidak lolos dikarenakan persyaratan yang tidak terpenuhi,”ujar Mustafa.

Sebelumnya, Aparatur Desa Paya Barat yang terdiri dari, Sekdes (Saiful) Bendahara (Zulkifli M.Ali) Kaur Umum (Syafruddin) Kaur Pemerintahan (A.Hamid) Kaur Pembangunan (A.Gani Daud) Anggota Tuhapeut (Bustamam) Kepala Dusun (A.Mutaleb)Kepala Dusun (Hasbi Usman) Ketua Pemuda (Sudirman) serta dua orang mewakili masyarakat yaitu, Yanto dan Sulaiman M.Nur.

Kesemua perangkat desa tersebut mendatangi Kantor Camat Kecamatan Peudada, kedatangan rombongan hendak menjumpai Camat dan Sekcam setempat. Tujuannya ingin menyampaikan terkait Calon kandidat Keuchik yang ditolak berkali-kali oleh ketua P2K sebagai calon dengan alasan yang tidak munasabah,””menurut keterangan Anggota Tuhapeut.

“Dikarenakan Camat dan Sekcam tidak hadir ke kantor, kedatangan delegasi disambut oleh Kasi Pemerintahan (Sulaiman)
Setelah berdialog dan menyampaikan beberapa keluhan, Kasipem menyampaikan akan berkoordinasi kembali dengan Pimpinan (Camat).” jelas Bustamam

Sementara Sekdes mengatakan,” terkait beberapa kejanggalan dalam tahapan pencalonan kandidat Keuchik, hingga hari ini tidak disampaikan kepada kami secara langsung ataupun musyawarah oleh kepanitiaan (P2K) sejauh mana tahapan telah berlangsung juga tidak diberitahukan, baik oleh ketua P2K mahupun melalui Ketua Tuhapeut.”

Begitu juga terkait administrasi menyangkut SK (Surat Keputusan) P2K, tembusannya tidak disampaikan kepada pemerintahan desa sebagai arsip hingga hari ini (24/5) Berdasarkan keluhan dari apartur desa, hingga kami mendatangi kantor camat hari ini, untuk mempertanyakan tatacara pemilihan dan dan sejauh mana Tupoksi (kapasitas) serta tanggung jawab P2K terhadap Pemerintah Desa.

Azhari yang merupakan Keuchik Incamben kepada Viralutama.co.id mengungkapkan,” Saya sudah mengajukan berkas dan persyaratan sebagai calon kandidat kepada panitia. Sayangnya”, Ketua panitia (Mustafa) sepertinya berupaya mencekal saya berkali-kali dengan berbagai alasan, walau persyaratan tersebut telah saya penuhi.”

“Sebelumnya, Mustafa pernah tidak diakui sebagai warga masyarakat Paya Barat, dikarenakan sering membuat kisruh dan selalu bermasalah. Atas dasar Inisiatif, saya telah mengembalikan harkat dan martabatnya menjadi warga yang bermastautin tetap”, Itupun dengan Surat Pernyataan yang ditanda tangani olehnya bermaksud, Jika pada suatu masa mengulangi kesalahan dan membuat permasalahan, Statusnya sebagai masyarakat Desa Paya Barat akan di cabut kembali,”ujar Azhari

Camat Kecamatan Peudada, Zamzami melalui Kasi Pemerintahan, Sulaiman menuturkan, berkas data kandidat calon Keuchik Paya Barat telah disampaikan kepada kami pada Senin (24/5) dengan peserta berjumlah 2 kandidat yaitu, Safwadi dan Mukhsin. Namun data tersebut belum Falid (Memenuhi Persyaratan).

Dikarenakan, salah satu kandidat calon berprofesi sebagai Guru di salah satu lembaga pendidikan, untuk memenuhi persyaratan”, Rekomendasi Pimpinan dimana yang bersangkutan bekerja, juga harus dilampirkan. Sementara berkas yang disampaikan P2K kepada kami, tanpa adanya Rekomendasi tersebut” Ini belum lengkap.

Ketua Tuhapeut Paya Barat, Jailani ketika dimintai keterangannya menyampaikan, terkait pembentukan kepanitiaan P2K telah disetujui olehnya berdasarkan SK yang telah ditandatangani. Sejauh mana tahapan proses pendaftaran calon, belum disampaikan oleh ketua P2K kepadanya, tutur Tuhapeut Desa Paya Barat Kecamatan Peudada Kabupaten Bireuen. bersambung –

Laporan – Juwaini
Editor – Wira

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *