PENGUSAHA RENTAL MOBIL LESU, SEPERTI TAK SANGGUP MENGELOLA BENTUK USAHA

  • Whatsapp
Terlihat dalam gambar, Suasana mobil rental dan tempat usaha cuci mobil Ariansyah Group (Ariansyah Rental Dan Ariansyah Carwash) Tetap Semangat Menjalani Usaha Dari Sepinya Pengguna Jasa ( Doc. Azwan )

Karimun– Beberapa pengusaha rental mobil, baik yang berada di Prayon maupun yang berada di Tanjung Batu Kundur, didalam suasana Pandemi dari Virus Covid 19, yang entah kapan akan berahir, satu-persatu sudah mulai gulung-tikar, sungguhpun masih ada beberapa pengelola usaha rental mobil yang masih bertahan, sungguhpun merugi didalam menjalankan usahanya, kata tetap semangat dan terima apa adanya, menjadi pemicu untuk tetap berusaha dan bertahan dari berbagai pengeluaran.

Seperti yang dikatakan Ucok, salah-seorang pengelola Usaha Mobil Ariansyah Rental Dan Ariansyah Carwash Prayon Kundur menurud Ucok, dirinya ( Ucok-Red. ) jujur, sepertinya sudah tidak sanggup lagi untuk meneruskan usaha Rental Mobil, karena didalam suasana seperti sekarang ini, jangankan mendapat untung, untuk kembali modal saja sudah sangat sulit,” jelas Ucok.

Sejak masa Pandemi Virus Coved 19 melanda dunia hampir satu setengah tahun lebih, secara berlahan sepinya pengguna jasa mobil rental sangat terasa, coba bayangkan, didalam satu hari saja, mobil rental yang keluar untuk pemakaian lokal, kadang hanya satu dan dua unit mobil saja, belum lagi ada pengguna jasa mobil rental, meminta pengurangan harga Dari Rp. 250 Ribu menjadi Rp. 200 Ribu, dengan alasan kondisi ekonomi didalam keadaan sulit, mau diberi pengurangan harga pengelola merugi, tidak diberi pengurangan pengguna jasa Mobil Rental pelanggan rutin, jadi ibarat ” Buah Simalakama” dimakan mati emak, tidak dimakan mati bapak,” ujar Ucok.

Seterusnya menurut Ucok, dengan jumlah Armada Mobil Rental sebanyak 30 Unit lebih yang sebahagian besar merupakan mobil titipan pemilik, dirinya hanya mengelola saja, sejak satu setengah tahun yang lalu hingga saat ini, penghasilan jelas merugi dan turun drastis mencapai 80 Persen.” ucap Ucok.

Masih ingat didalam pemikiran Kata Ucok, dua kali lebaran Hari Raya Aidil Fitri 1441 Hijrian dan 1442 Hijriah yang lalu, Mobil rental telah dipesan dan bahkan sudah diberi panjar sebanyak 20 hingga 25 Unit Mobil oleh Pengguna Jasa mobil rental, untuk rata-rata pemakaian Lima hari, keluar himbauan dalam bentuk selebaran dari Pemerintah Daerah, agar warga masyarakat dilarang saling berkunjung, bersilaturahmi dan tetap dirumah saja, mau tidak mau rezeki didepan mata hilang, ditambah Exstra kerja herus mengembalikan uang panjar calon pengguna jasa rental mobil, jadi jika suasananya sudah seperti ini mau diapakan lagi.”ungkap Acok.

Lebih lanjut menurut Ucok saat ini, sambil menunggu adanya pengguna jasa mobil rental, dirinya dengan beberapa teman membuka usaha cucian mobil, honda dan karpet, karena mengharapkan usaha rental mobil disaat seperti sekarang ini, jika Pandemi Virus Covid 19 tidak segera mereda didalam waktu dekat, jangankan untuk mencicil pembayaran mobil kredit untuk setiap bulannya, salah-salah untuk membili susu anak serta memenuhi kebutuhan ekonomi yang lain tidak akan mampu lagi, dan dengan suasana sulit seperti ini, jangankan bicara untung, mempertahankan rezki dan harta yang telah kita punya saja sudah sangat hebat,” ungkap Ucok.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *