Pemkab Pelalawan Dihimbau Peduli Penerangan di Desa Serapung

Viralutama.co.id,Pelalawan– Dengan minimnya masa penerangan yang diberikan oleh Pihak Pengelola Mesin Listrik bantuan Hibah dari Pemkab Pelalawan, menjadikan warga masyarakat Desa Serapung Kec.Kuala Kampar, sebagai Desa yang paling terjauh dan terletak diperbatasan Kabupaten Kepulauan Meranti, seperti dianak tirikan, dan sampai kapan warga merasakan penerangan dengan masa hidup listrik antara 7 hingga 8 jam setiap harinya.

Demikian dikatakan banyak warga Desa Serapung, ketika dijumpai dan diminta komentarnya Kamis 4 Agustus 2022 menurut sumber, tinggal hitungan hari, sudah mendekati 77 tahun indonesia merdeka, kenyataan dilapangan keberadaan listrik saja di Desa serapung sampai saat ini masih dibatasi masa hidupnya,” kata Sumber.

Bacaan Lainnya

Ribuan KK yang berdomisili dan bertempat tinggal di Desa Serapung, saat ini hanya bisa pasrah, dengan ragam kemajuan pembangunan yang “tertateh-tateh” entah sampai kapan hanya untuk menikmati penerangan secara utuh di Desa Serapung dapat terwujud,” jelas Sumber.

Saat ini penerangan yang dirasakan warga untuk setiap harinya, dari jam 17.oo Wib ( Jam 5 Sore ) hingga sampai Jam 23.30 Wib ( Jam 11.30 Malam ), dan penerangan yang terbatas tersebut, setiap KK wajib membayar tagihan bulanan antara Rp.200 s/d Rp.250 Ribu, biaya tersebut jelas cukup besar bagi ukuran warga Desa dengan mayoritas mata pencaharian sebagai nelayan dan berkebun,” ujar Sumber.

Melalui Media ini, kami sangat menghimbau, agar mesin Listrik Desa Serapung dapat dikelola oleh BUMD PD Tuah Sekata, dengan meteran isi Ulang disetiap rumah serta masa penerangan agak lebih lama, tidak seperti saat ini, jasa penerangan tidak maksimal, tagihan bulanan terasa cukup besar,” ucap Sumber.

Ditempat terpisah Direktur BUMD PD.Tuah Sekata T.Elfi Saputra saat dihubungi awak media melalui Via Ponsel menjelaskan, BUMD PD. Tuah Sekata hanya diamanahkan untuk mengelola Listrik di Seputaran Kabupaten Pelalawan Pangkalan Kerinci dan sekitarnya, sementara untuk wilayah Kecamatan Kuala Kampar itu wilayah kerja PLN,” ungkap Putra panggilan akrab.

Wan Kumis

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.