Pemda Kepulauan Meranti Kembali Menuai Demo Masyarakat

Meranti, Viralutama.co.id – Ratusan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Kepulauan Meranti, kembali mendatangi kantor Bupati Meranti untuk melakukan protes terhadap pemberhentian sekitar 4000 tenaga kerja honorer dilingkungan Pemda Kabupaten Kepulauan Meranti, Senin (10/01/2022)

Sekira pukul 08.30 Wib, massa aksi mulai terlihat berkumpul di Taman Cik Puan, Jalan Merdeka Kota Selatpanjang, selanjutnya mereka bertolak dari titik kumpul menuju DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti, tiba dihalaman gedung DPRD sekira pukul 09.30 Wib, massa aksi langsung melakukan orasi dari atas mobil Komando menggunakan pengeras suara, meminta kepada DPRD Meranti agar mendengar aspirasi masyarakat untuk menolak pemberhentian honorer dilingkungan Pemda Kabupaten Kepulauan Meranti.

Bacaan Lainnya

“Kepada wakil-wakil rakyat yang terhormat, kami minta untuk peduli terhadap kondisi masyarakat Meranti, ditengah terbatasnya lapangan pekerjaan dan kondisi perekonomian yang sulit saat ini, Pemda Meranti malah akan melahirkan ribuan pengangguran baru, dengan merumahkan 4000 tenaga honor, kebijakan ini sangat melukai cita-cita perjuangan pemekaran Kabupaten Kepulauan Meranti, yang jelas-jelas bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat. Kami bosan dengan janji-janji Bupati, yang tidak sesuai kenyataan !, sekali lagi mohon kepada para wakil-wakil rakyat disini untuk bisa menyuarakan aspirasi kami.” Cetus salah satu massa aksi dari atas mobil Komando, dalam penyampaian orasinya.

Menanggapi apa yang disampaikan oleh perwakilan massa aksi Ardiansyah SH, MS.i, selaku ketua DPRD didepan para demonstran mengatakan, mewakili seluruh anggota DPRD Meranti, mendukung aksi damai serta apresiasinya atas kepedulian masyarakat terhadap nasib honorer Meranti. Ia juga mengatakan, banyak menerima pesan masuk melalui WhatsApp pribadinya terkait keluhan masyarakat atas persoalan ini.

“Mewakili seluruh anggota, selaku ketua DPRD Meranti, saya berterima kasih atas aksi damai yang disampaikan ini, serta apresiasi atas rasa peduli masyarakat Meranti terhadap nasib para honorer, kami akan berusaha untuk memperjuangkan aspirasi dari masyarakat terkait persoalan ini, saya juga banyak menerima keluhan dari berbagai pihak yang masuk melalui pesan Whatsapp pribadi saya.” kata Ardiansyah.

Selanjutnya sekira pukul 10.45 Wib, para demonstran bergeser menuju kantor bupati Kepulauan Meranti. setiba dihalaman kantor bupati, perwakilan masa aksi kembali melakukan orasi, membentang spanduk dan tulisan-tulisan bernada protes atas kebijakan Bupati HM Adil SH, terkait pemberhentian Honorer. Para demonstran juga meminta untuk bisa berdialog langsung dengan bupati, namun lagi-lagi bupati sedang keluar daerah, tidak ditempat. Dengan nada kecewa akhirnya para demonstran yang melakukan aksi secara damai menyatakan akan kembali menggelar aksi unjuk rasa berikutnya dengan massa yang lebih banyak, hingga tuntutan mereka dipenuhi.

Belum genap satu tahun, HM Adil SH, memimpin Meranti, tercatat sudah lebih tiga kali Pemda didemo oleh masyarakat yang tergabung dalam LSM, Lintas Ormas Pemuda serta Perwakilan Tenaga Honor. Tatapi belum sekalipun terlihat ada tanggapan serius.

Sekira pukul 12.15 Wib, massa aksi mulai membubarkan diri. Terpantau petugas pengamanan TNI – POLRI serta Pol-PP, yang turun mengamankan jalannya unras pada hari ini, turut membubarkan diri dan kembali ketempat masing-masing.

Alfan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *