Membangun Desa Tidak Harus Bimtek Keluar Daerah,  Tapi  Aparatur Yang Harus Memiliki SDM

  • Whatsapp

Banda Aceh, – Bimtek (Bimbingan Teknis) terhadap aparatur(Perangkat) desa keluar daerah, tidak menjamin terlaksananya pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Pada dasarnya pelatihan tersebut akan lebih efektif bila dilakukan di masing-masing desa dengan menghadirkan pemateri yang berkualitas, ironisnya pemerintah dan pihak terkait tidak peka.

“Kita tidak menyalahkan Bimtek yang telah dilakukan kesekian kalinya diluar daerah oleh seluruh perangkat desa baik dikabupaten/kota, jika hasil dari pelatihan tersebut dapat dijadikan acuan terhadap pembangunan di masing- masing desa,”

Bacaan Lainnya

“Dapat dikaji ulang dari agenda Bimtek yang telah berlalu,” Dari berapa daerah atau yang telah mengikuti Bimtek keluar daerah desa mana yang sudah berhasil dan dapat mengadopsi sistem selain administrasi desa dengan sempurna.?

“Pada kenyataannya setiap tahun berjalan selalu ada kendala, baik itu dari perencanaan usulan hingga pada tahapan pelaporan,”

“Alangkah baiknya bila pelaksanaan Bimtek tersebut digelar di setiap kecamatan bahkan lebih efektif lagi jika bisa dilaksanakan di masing-masing desa. Tetapi  Pemerintah dan pata pihak terkait sepertinya kurang peka terhadap keterbatasan SDM dari para perangkat desa,” Bukan hanya Resiko (Sanksi) yang selalu ditekankan, melainkan ilmu dan tata pengelolaan yang wajib diajarkan,”

“Coba kita menoleh sedikit kebelakang pada setiap Mument Bimtek diluar daerah, tidak pernah ada penekanan kepada peserta terhadap serapan materi. Sehingga terkesan bagaikan salah satu Refreshing (Camping) saja setiap ada agenda Bimtek, bermetode,” Datang, teken absen Duduk, Diam dan Menyayikan lagu kebangsaan, ambil dana habis itu pulang,”

“Sebenarnya pernahkah kita berfikir lebih bijak, anggaran yang kita gunakan adalah dari sumber DD, sedang manfaatnya tidak terserap secara langsung kedesa untuk mensejahterakan masyarakat. Sekali lagi,” Bimtek tidak salah, namun hasil dari setiap Bimtek itu yang sangat perlu dikaji kembali dan implementasinya sejauh mana,”

“Sebenarnya untuk membangun sebuah desa tidak harus Bimtek keluar daerah yang menghabis dana DD, diperlukan perangkat desa yang memiliki SDM, kenapa hal tersebut selalu dikebelakangkan, sehingga para perangkat desa acap kali jadi bumerang dan selalu dipersalahkan.”

“Bimbing kami secara maksimal, Kami Siap Belajar, dan Siap Dibimbing, bahkan Kami Juga Siap diperiksa pada Nantinya,”

“Belajar itu tidak semestinya harus keluar daerah jika tiada hasil yang akan dibawa pulang dan bermanfaat untuk masyarakat banyak.”

“Sebab selalu menimbulkan kesan dimata masyarakat bahwa Bimtek sebelumnya tidak berkualitas (Tidak Bermutu) Tidak salah jika ada masyarakat yang menyatakan Bimtek keluar daerah merupakan pelatihan Abal-abal.yang terkesan hanya menghambur hamburkan anggaran DD,”

“Bimtek (Bimbingan Teknis) terhadap Aparatur desa lebih efektif jika dilakukan di daerah domisili perangkat dimaksud, dengan catatan menghadirkan pemateri sesuai dengan tupoksi masing-masing aparatur dari kalangan Dinas dan Intansi terkait,”

“Sebab kegiatan Bimtek
tersebut dapat disaksikan langsung oleh masyarakat selaku pemilik anggaran serta dapat dipertanggung jawabkan, disamping dapat menghemat kos dan anggaran yang dikeluarkan juga keseriusan para peserta yang ikut Bimtek dapat dimaksimalkan.”

“Perbedaan Potensi desa perlu dikaji dan di pelajari, tidak semua desa dapat di sama ratakan dalam satu program, ini yang sangat perlu difahami untuk memajukan sebuah desa,”
“Yang menjadi tanda-tanya besar adalah mengapa pelaksanaan Bimtek harus selalu lakukan diluar daerah, tidak dilaksanakan didaerah masing masing. Ada apa dibalik ini semua.?

“Coba saja kita bayangkan kegiatan Bimtek keluar daerah berapa dari besar DD yang dianggarkan untuk setiap satu orang peserta yang mengikuti kegiatan tersebut, bila dihitung angka dan nominalnya, mari kita hitung dan kita bandingkan untuk anggaran dalam program mensejahteraan masyarakat,”

“Seberapa besar Anggaran untuk pelaksaan Bimtek Aparatur desa dan seberapa besar anggaran untuk mensejahterakan masyarakat.”

“Hasil dari penelitian dari beberapa sumber bahwa kegiatan Bimtek keluar daerah tersebut dilaksanakan untuk membimbing dan mendidik Aparatur desa, namun belum tentu realisasinya akan bisa dan mampu memberi manfaat kepada masyarakat banyak di desa masing-masing.”

Ocehan Korwil Viralutama.co.id

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *