Mantap.! Mendagri Mengabulkan Permohonan Polisi Melakukan Penyidikan Anggota DPRA

  • Bagikan

Banda Aceh,- Menteri Dalam Negri (Mendagri) telah mengabulkan permohonan Badan Reserse Kriminal  untuk melakukan Penyidikan terhadap 6 anggota DPR Aceh terkait dugaan perkara tindak pidana korupsi terkait kegiatan bantuan biaya pendidikan pada BPSDM Aceh tahun 2017 lalu.

Hal tersebut sesuai isi surat  Mendagri kepada Kapolri pada tanggal 20 April 2021 lalu, dan yang ditembuskan kepada :

1. Bapak Presiden RI.
2.Bapak Wakil Presiden RI.
3.Menteri Seketaris Negara.
4. Kabareskrim Polri.

Tertulis dalam surat nya Mendagri. Muhammad Tito Karnavian dan dijelaskan. Sehubungan dengan surat Kepala Badan Reserse Kriminal, Nomor : R/609.III/RES.3.5/
2021/Bareskrim tanggal 16 Maret 2021. Perihal permohonan izin tertulis Menteri Dalam Negeri.

Dalam Suratnya Mendagri juga menjelaskan bahwa, sesuai ketentuan Pasal 29 ayat (1)UU nomor 11 tahun 2006 tentang Pemerintah Aceh, menyatakan bahwa.

“Tindakan Penyidikan terhadap Anggota DPRA dilaksanakan setelah dikeluarkannya persetujuan tertulis dari Menteri  Dalam Negeri atas nama Presiden atau persetujuan Gubernur  atas nama Mendagri bagi anggota DPRK. ”

Kemudian berdasarkan ketentuan tersebut Mendagri menyetujui tindakan penyidikan terhadap anggota DPRA yaitu :
AHA, HAA, HY, IUAF, YH, dan ZF.Terkait dugaan perkara tindak pidana korupsi kegiatan bantuan biaya pendidikan pada BPSDM Aceh tahun 2017.

Surat Mendagri tersebut beredar dengan cepat dan beredar luas di grup grup WhatsApp, jejaring sosial media juga Fecebook dan instagram.

Yang sebelumnya sejumlah anggota DPRA telah dipanggil oleh Polda Aceh. *

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *