Mantan Kombatan Pertanyakan Transparansi Anggaran Bimtek DPRK Aceh Timur di 3 Kota

  • Whatsapp

Aceh Timur, –Mantan kombatan Aceh Timur, Razali alias Gadong, mempertanyakan soal transparansi anggaran kegiatan bimtek bagi pimpinan dan anggota DPRK Aceh Timur, yang dihelat di 3 kota selama pandemi covid 19 berlangsung. Diantaranya di Medan, Padang dan terakhir digelar lagi di Kota Medan beberapa hari lalu.

” Kami mempertanyakan berapa total anggaran kegiatan bimtek tersebut, dan apa saja rinciannya, kenapa koq seolah digelar diam – diam, ada apa ini” kata Gadong, Minggu 26 September 2021.

Dia juga mendesak agar detail setiap pengeluaran bimtek itu dipublis secara terbuka, agar dapat diketahui masyarakat umum.

” Ya kita harap rinciannya dipublis, jika memang tidak ada rahasia dibalik kegiatan itu, sebagaimana kata pak sekwan,” tegas Gadong kepada awak media.

Dia mengingatkan agar DPRK Aceh Timur, tidak menghambur – hamburkan anggaran demi kepentingan yang dinilai tidak pantas dan tidak jelas manfaatnya bagi masyarakat itu.

” Kami peringatkan agar DPRK punya rasa malu dan tidak berlomba – lomba menghabiskan anggaran di tengah ribuan rakyat miskin di Aceh Timur, sedangkan kualitas kerja dewan tidak jelas sampai detik ini,” ketusnya.

Dia meminta penegak hukum mengusut bila ditemukan adanya dugaan penyimpangan anggaran di DPRK Aceh Timur, dalam bentuk apapun.

“Kami mendesak penegak hukum mengusutnya, apabila ditemukan setiap celah dugaan penyimpangan anggaran di sana, agar terjamin terselenggaranya lembaga legislatif yang bersih dan transparan,” tutupnya.

Sebelumnya, Sekwan DPRK Aceh Timur, mengungkapkan bahwa kegiatan bimtek DPRK Aceh Timur, digelar secara legal dan tidak ditutup – tutupi.

” Itu legal tidak liar, tidak ada yang disembunyikan, yang mau konfirmasi silahkan saja,” kata Zubir Kasim, SE, MM.

Namun anehnya, kegiatan yang menghabiskan uang negara ratusan juta bahkan hingga miliaran rupiah itu, terkesan digelar diam – diam dan sama sekali tidak diliput media secara resmi, meskipun sudah tiga kali diikuti para wakil rakyat itu di berbagai provinsi di Indonesia. (Razali).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *