Mantan Kakan Kemenag Faisal Hasan Cs Diduga Selain Bertindak Anarkis Sempat Lakukan Intimidasi Wali Santri

Langsa, Viralutama.co.id-Selain sikap anarkisme yang ditunjukkan oleh  Pengurus Yayasan Dayah Bustanul Ulum (YDBU) tandingan, Faisal Hasan Cs, Sabtu (20/6) kemarin di Madrasah Ulumul Quran (MUQ) Langsa, ternyata meraka ada melakukan aksi lain diduga melakukan intimidasi kepada wali santri di MUQ.

Pasalnya, pada saat kejadian, situasi di MUQ Langsa sedang ramai kehadiran Wali Santri, mengingat hari itu adalah pembagian raport.

Bacaan Lainnya

Salah seorang Wali Santri yang merasa terintimidasi oleh kelompok Faisal Hasan Cs, kepada wartawan, Senin (22/6) menceritakan, dirinya memiliki anak yang sedang menempuh pendidikan di MUQ Langsa.

Seperti biasa, setiap waktu tertentu Wali Santri yang tidak ingin namanya dipublis, mengatakan secara rutin ia datang mengunjungi anaknya di MUQ Langsa. Salah satu ungkapan kebahagian Wali Santri MUQ Langsa dalam momen pembagian raport di MUQ Langsa, yang diunggah ke media sosial

Pada hari pembagian raport santri MUQ Langsa, Sabtu (20/6), Wali Santri ini datang ke Madrasah dengan gaya khas nya. Yang bersangkutan berangkat dari rumah menuju MUQ Langsa menggunakan sebuah mobil sambil melakukan “siaran langsung” di media sosial dengan narasi ungkapan kebahagiaan. Bahkan sesampai di MUQ Langsa, Wali Santri tersebut tetap melakukan siaran langsung sambil berfoto-foto menggunakan ponselnya untuk diunggah ke media sosial dengan maksud untuk mengabadikan momen tersebut yang dianggap penting.

Namun tidak berapa lama kemudian, kelompok Faisal Hasan Cs yang diduga sedang melakukan tindakan anarkis di MUQ Langsa, menghampiri Wali Santri tersebut dengan raut wajah yang penuh amarah.

“Saya di tegur keras, di suruh hapus foto dan momen siaran langsung saya di MUQ Langsa. Saya juga duceramahi oleh orang itu yang mengatakan MUQ itu milik mereka dan tidak ada yang boleh berbuat sesuka hati tanpa izin dari mereka,” ungkap Wali Santri.

Menurut pengakuan Wali Santri ini, dirinya merasa terintimidasi dengan sikap dari beberapa orang yang mengaku pemilik MUQ Langsa tersebut. Bahkan sempat terjadi perdebatan sengit antara wali santri dengan kelompok Faisal Hasan Cs dihadapan banyak orang.

“Saya kesini untuk urusan ambil raport anak saya. Jadi urusan kalian kami tidak tau menahu. Soal kalian pemilik MUQ Langsa atau bukan, itu bukan urusan kami. Anda salah orang dan tak tau berhadapan dengan siapa,” tegas Wali Santri ini, ketika terjadi perdebatan dengan Kelompok Faisal Hasan Cs.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Tindakan anarkis yang diduga dilakukan oleh Ketua Yayasan Dayah Bustanul Ulum (YDBU) Tandingan, Faisal Hasan Cs, pada Sabtu (20/6) sekitar pukul 10.15 Wib di Madrasah Ulumul Quran (MUQ) Langsa, berpotensi merusak dan mencoreng dunia pendidikan yang sedang berjalan di Aceh.

Padahal, terkait konflik Yayasan Dayah Bustanul Ulum (YDBU) Langsa, Mahkamah Agung RI, melalui putusannya Nomor: 68 K/TUN/2020, akhirnya membatalkan SK Menteri Hukum dan HAM RI No. AHU-0010455.AH.01.04 tentang pengesahan Badan Hukum Yayasan Dayah Bustanul Ulum Tandingan yang diterbitkan pada tahun 2018, dengan Ketua pengurus Yayasannya adalah Faisal Hasan.

Sebagai konsekuensi dari putusan Mahkamah Agung tersebut, maka Yayasan Dayah Bustanul Ulum tandingan dengan ketuanya Faisal Hasan yang dibuat dihadapan notaris Anisa Rahmah Karim, SH, M.Kn tidak lagi memiliki Badan Hukum.

Tentunya, setelah dibatalkan badan hukum Yayasan tandingan itu, maka secara otomatis Yayasan tersebut tidak memiliki legal standing dan tidak dapat mengatasnamakan Yayasan lagi, serta tidak dapat melakukan tindakan Hukum apapun di Wilayah Hukum Negara Republik Indonesia.

Pos terkait