Ketum DPP Bapera Murka: Pelantikan DPD Zona II, Bupati Pijay Alpa

  • Whatsapp

Pidie Jaya – Ketum DPP Bapera, H. Fadh Elfouz Arafiq murka, Pelantikan DPD II Zona II Bapera tidak dihadiri Kepala Daerah, Kehadiran Bapera untuk bersinergi membantu pemerintah baik ditingkat daerah hingga nasional, kegiatan diakhiri tanpa sambutan mewakili Bupati setempat, Kamis (1 April 2021).

Ketum DPP Bapera, H. Fadh Elfouz Arafiq dalam sambutannya mengatakan, Ketidak hadiran Kepala daerah (Bupati) merupakan salah satu tanda didak adanya dukungan terhadap keberadaan Bapera di daerah dimaksud. Sangat tidak logika jika pembatalan kehadiran disampaikan pada saat tiba hari H.

Bacaan Lainnya

Sedangkan terkait pelantikan telah jauh hari disampaikan kepada Bupati disertai undangan oleh panitia,”Ini sangat disayangkan. Secara tidak langsung, kealpaan Kepala Daerah dalam pelantikan membuktikan bahwa, minimnya ilmu politik yang dimiliki oleh yang bersangkutan,”ujar Ketum Bapera.

Dikatakan H. Fadh,”setelah ini (Sambutan) diatas podium agar tidak adalagi kata sambutan mengatas namakan Bupati, seketika pelaksanaan kegiatan saya akhiri serta Merta dan disudahi hanya dengan doa. kata Ketum DPP Bapera, dalam pidatonya “Saya Murka” melihat ketidakhadiran Kepala Daerah (Bupati) bahkan saya merasa bagaikan tidak dihargai oleh Bupati dan Wakil Bupati Pidie Jaya,”

“Saya jauh-jauh dari Jakarta dalam rangka pelantikan pengurus DPD Bapera Zona II meliputi 3 Kabupaten, malah Kepala Daerah tidak hadir saat Pelantikan pengurus digelar. Sedangkan pemberitahuan. telah disampaikan jauh hari sebelumnya oleh panitia yang disertai undangan,”ungkap Ketum Fadh.

“Sepertinya ada sesuatu yang terasa aneh disini (Pijay) Kepala Daerah yang diundang , Tidak bersedia menghadiri pelantikan DPD Zona II Bapera. Jikapun tidak dapat memenuhi undangan tersebut, setidaknya diberitahukan lebih awal sebelum hari H, sehingga kegiatan dimaksud dapat dialihkan ke kabupaten lain dan masih banyak daerah yang siap menampung sebagai lokasi,”

“Saya pastikan tidak ada demo-demo melawan Pemerintah dari Bapera, baik itu ditingkat Nasional maupun di Daerah, tapi untuk Kabupaten Pidie Jaya saya kembalikan ke pengurus DPD mau dukung atau tidak, itu saya kembalikan kepada pengurus daerah,” ungkap Fadh.

Di hadapan ratusan pengurus DPD BAPERA Pidie, Pidie Jaya dan Bireuen di Aula Bapeda Pidie Jaya, Kamis (1/4) Fadh El Fouz Arafiq mengatakan, “Saya masuk no 16 anak muda paling berpengaruh di dunia versi majalah Forbes, itu fenomenal di usia saya yang baru menginjak 32 tahun saat itu” tapi nyatanya di Pidie Jaya ini saya merasa tidak dihargai oleh Kepala Daerah,”ungkap Putra Artis legenda Arafiq.

Sejatinya kegiatan berjalan hingga siang hari direncanakan, namun gegara hal sedemikian”, Ketum memutuskan untuk disudahi cukup dengan pembacaan doa. Hingga – hingga besar kemungkinan untuk laporan kegiatan pelantikan tersebut, akan diatas namakan Kabupaten Bireueun untuk laporan pelantikan kepada dewan pertimbangan pusat.

Selanjutnya, Rombongan DPP Bapera melanjudkan agenda pelantikan DPD Kota Lhokseumawe, namun sebelumnya akan singgah di kediaman ketua DPD II Golkar Kabupaten Bireuen. Kedatangan Ketum bapera disambut secara khusus oleh H. Mukhlis A.Md beserta unsur pengurus.

Pelantikan di Aula Bapeda Pijay hanya sekadar dihadiri, Kesbangpol, Kajari, KNPI, PII selain pengurus Bapera terdiri dari DPP, DPD I dan II, serta pengurus dari tiga kabupaten yaitu, Pidie, Pijay dan Kabupaten Bireuen. Hadir saat pelantikan tersebut Ketua Umum DPP Barisan Pemuda Nusantara (BAPERA) Fahd El Fouz Arafiq, Sekjen DPP Bapera, Ketua DPD Bapera Aceh Faisal Amsco, Ketua Harian Bapera Aceh Zikrullah Ibna beserta Pengurus DPD Bapera Aceh.

Laporan – Juwaini
Editor – Wira

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *