KEHADIRAN PT. PANBIL GROUP DI DESA KUNDUR DINILAI RUSAK LINGKUNGAN PEMUKIMAN WARGA DAN JALAN

  • Whatsapp

Tanjung Batu Kundur- Keberadaan penambangan pasir darat yang dikelola oleh PT. Panbil Group di seputaran lingkungan pemukiman warga Desa Kundur Kecamatan Kundur Barat, yang hampir dua tahun telah beroperasi hingga saat ini, disinyalir oleh banyak kalangan sangat merusak lingkungan alam sekitar, karena sangat berdekatan dengan perkampungan tempat tinggal warga.

Bahkan jalan untuk melintas Truk pengangkut pasir menuju jeti penimbunan pasir perusahaan setiap harinya melintasi jalan aspal milik umum kepunyaan Pemerintah Daerah (Pemda) yang saat ini menunggu rusak dan retak saja, belum lagi debu dan pasir selalu berserakan di badan jalan.

Bacaan Lainnya

Demikian dikatakan Dani (48). Ketua Karang Taruna Kecamatan Kundur Barat, Sabtu ( 09/ 04 ) menjawab media menurut Dani, terlepas dari keberadaan disinyalir akan merusak lingkungan alam Pemukiman warga disekitar operasional perusahaan dan jalan untuk kedepannya,” kata Dani.

Dalam hal ini, Pemerintah sangat dihimbau untuk tidak gegabah didalam memberi suatu izin, apalagi yang beketerkaitan dengan Pertambangan, karena logikanya Pemerintah sendiri sudah mengetahui, apapun bentuknya penambangan akan berdampak terhadap kerusakan lingkungan, apalagi penambangan dilakukan di seputaran lingkungan pemukiman warga,” jelas Dani kesal.

Pemerintah selalu menggunakan bahasa, “Dampak Lingkungan Dari Penambangan Bisa Diminimalisir” ini bahasa penyedap hati warga saja, mana ada penambangan di Kepri yang dapat diminimalisir dampaknya, bahkan dampak dari hasil penambangan rata-rata makin melebar dan makin memperparah lingkungan,” ujar Dani.

Contoh kecil ucap Dani, kehadiran PT. Panbil Group di desa Kundur, Lori pembawa pasir perusahaan saja setiap harinya. menggunakan jalan umum, kadang-kala menganggu pengguna jasa jalan raya, logikanya perusahaan wajib menggunakan karet pelapis aspal jalan umum, sehingga jalan tidak rusak kedepannya.

Lebih jauh menurut Dani, belum lagi kepedulian dari perusahaan terhadap berbagai aktifitas keorganisasian, baik di desa maupun kecamatan yang dianggap sangat minim dan perusahaan selalu bersikap acuh.

Untuk diketahui oleh perusahaan, PT. Panbil Group melakukan penambangan pasir darat di Desa Kundur, dan tidak hanya boleh peduli dengan warga yang berada dilingkungan perusahaan saja, tetapi lebih jauh dari itu juga wajib peduli dengan masyarakat umum yang tinggal di Kecamatan Kundur Barat.

Apa yang telah diberikan dan diperbuat oleh PT. Panbil Group Kepada masyarakat Kec. Kundur Barat, satu helai maskerpun tidak pernah diberikan kepada warga, jika hanya sebatas menambang tanpa adanya kepedulian dibidang sosial kemasyarakatan, lebih baik hengkang saja dari pulau Kundur,” ucap Dani.

Ditempat terpisah Camat Kundur Barat Murnizam ketika dijumpai dan diminta komentarnya mengemukakan, yang jelas PT. panbil Group melaksanakan penambangan tentu telah mengantongi izin, tetapi sungguh pun demikian, kepedulian kepada sesama khusus terhadap warga yang berada dilingkungan Kecamatan Kundur Barat perlu juga mendapat perhatian serius,” ungkap Camat. Bersambung

Wak Safril

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *