H.Uma”DPD RI”Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan,Ajak Warga Sadar Hukum

Bireuen,Viralutama.co.id – Ciptakan masyarakat sadar hukum serta tanggung jawab terhadap berbangsa dan negara, tokoh serta pejabat Pemerintahan Sekecamatan Peudada, menggelar Sosialisasi Empat Pilar dengan menghadirkan H.Sudirman (Haji Uma) Anggota DPD RI, Jumat,(19/6)

H.Sudirman (Haji Uma) Anggota DPD RI dalam sambutannya menyampaikan, pertukaran kepemimpinan serta pengaruh globalisasi, terlihat nilai kebangsaan seakan sudah mulai luntur. Demikian juga keberagaman, hingga membuat kita goyang tehadap persatuan dan kesatuan bangsa. Hingga semangatnya sering dilupakan oleh anak bangsa, pilar merupakan Roh kebangsaan dan bermuara dari semua sisi berdasarkan Undang – undang 1945.

Bacaan Lainnya

“Empat pilar kebangsaan yaitu Pancasila, UUD tahun 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika. Hal tersebut tertuang dalam Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara, untuk mengawal jalannya proses demokrasi tentu diperlukan masyarakat yang sadar akan hukum. “Empat pilar inilah yang menjadi faktor pendukung agar masyarakat sadar hukum,

Empat pilar” lanjut Sudirman, juga merupakan potensi untuk menguatkan negara dari pengaruh buruk dunia luar yang bisa meluluhlantakkan jati diri bangsa. “Kebebasan tanpa batas dapat kita tekan dengan pemahaman yang baik mengenai empat pilar tersebut,” jelas Anggota DPD asal Aceh Utara tersebut

Ia menambahkan, untuk menjaga serta melestarikan nilai – nilai tersebut, ianya tanggung jawab kita bersama selaku anak bangsa. Pancasila merupakan suatu dasar bernegara dari sila pertama dan seterusnya, negara tidak pernah membenarkan warganya yang tanpa beragama dan kepercayaan terhadap Tuhan, ungkap Sudirman yang juga menjabat Sekretaris Kelompok Pengkajian UU dalam lembaga MPR.

“Nilai kebangsaan harus tetap terpelihara di dalam diri warga negara di semua jabatan yang di sandang. Dengan mengupayakan apa yang dapat diberi kepada bangsa, bukan sebaliknya, apa yang didapat dari negara. pemimpin yang baik adalah pemimpin yang dapat mewarisi generasi dengan berbagai program dan karya, ujarnya

“Apalagi dewasa ini seakan ada yang ingin mengobok – obok dan merongrong Pancasila, dengan berbagai celah yang sengaja diupayakan,” pungkas

Sebelumnya”Ketua Apdesi Kecamatan Peudada, Ir.Hurriman menyampaikan, Satu – satunya permasalahan yang sudah berkarat di Kecamatan Peudada adalah Irigasi Aneuk Gajah Rheot, yang mulai dikerjakan dari tahun 2007 silam masih terlantar. Sehingga mengakibatkan sebahagia besar sawah tidak terairi setiap kali musim tanam,

Sampai kapan irigasi ini akan diterlantarkan dan kepada siapa para petani harus mengadu.Tahun demi tahun berlalu dengan hasil yang masih Nihil, belum ada penyelesaian, kami menggantung harapan kepada Haji Umar untuk memperhatikan kebutuhan masyarakat petani. Entah siapa yang salah menyangkut terlantarnya irigasi Aneuk Gajah Rheot, kami hanya bisa menanti sambil menangis, yang seolah – olah telah berputus asa, ujar Hurriman.

Hal serupa juga dinyatakan Muhammad Arif (mantan Wakil Ketua DPRK Bireuen), Irigasi Aneuk Gajah Rheot merupakan Proyek Multi Year, yang harus dianggarkan setiap tahun. Anggarannya tidak mungkin tertampung dengan APBK mahupaun APBA, DPRK Bireuen setiap tahun harus mengawasi penganggaran yang di ajukan ke Dirjen Pengairan Pusat melalui APBA,

Seakan terkesan” Irigasi Aneuk Gajah Rheot menjadi Korban Keegoan kepemimpinan yang tidak berkesudahan, diharapkan dinas Pengairan Propinsi komit terhadap lanjutan pembangunan Irigasi Aneuk Gajah Rheot. Sehingga 3250 Ha sawah petani dibeberapa kemukiman, tidak lagi bermimpi setiap kali musim tanam, ungkap mantan wakil ketua DPRK Bireuen.

Ketua Panitia melalui Keuchik (Kades) Ara Bungong” Helmi, kepada Viralutama.co.id menyebutkan, Sosialisasi hari ini merupakan gagasan yang kemas serta disepakati dan mendapat dukungan dari 52 Kepala Desa dan 6 kemukiman dalam Kecamatan Peudada. Pelaksanaan kegiatan dengan tetap menjaga protokol kesehatan,

Sosialisasi yang digelar, Jumat Malam (19/6) di Coffee Shop PANG5, Kecamatan Peudada turut dihadiri diantaranya
Anggota DPRK, Mantan Wakil Ketua DPRK Bireuen” Muhammad Arif, Camat, Kapolsek, Danramil, Apdesi, Umum Mukim, PLD, unsur Kepemudaan serta Keuchik (Kades) dan sekdes Sekecamatan Peudada,
(JW)

Pos terkait