Gawat.! Ada Oknum Pegawai Kantor Camat Dilingkungan Pemkab Atam Terkesan Menjadi Pelakor

  • Whatsapp

Banda Aceh – Banyak orang yang mendambakan untuk menjalani profesi sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). Sebab ada sejumlah alasan yang mendasari hal tersebut. Beberapa di antaranya yaitu jaminan masa pensiun, pendapatan stabil, hingga risiko kecil dari pemecatan.

Pendapatan PNS per bulan bisa dibilang paling stabil dibandingkan profesi lain karena dijamin oleh negara. Selama negara tak dinyatakan mengalami kebangkrutan, PNS akan tetap menerima pemasukan setiap bulannya.

Bacaan Lainnya

Namun demikian masih banyak oknum PNS yang melakukan perbuatan yang berujung bisa dipecat dari status PNS, salah satunya melakukan perselingkuhan antara bawahan dengan pimpinan juga dengan teman sekantor.

Seperti yang isu yang berkembang dan mulai mencuat yang dihembuskan oleh sejumlah kalangan PNS dilingkungan Pemkab Aceh Tamiang, Kamis (14/1/2021)menyebutkan bahwa,” Ada oknum PNS status istri orang yang bekerja disalah satu kantor camat dilingkungan Pemkab Atam telah menjalin hubungan¬† dengan suami orang yang terjadi sejak lama, dan menurut sumber hal tersebut juga sudah menjadi rahasia umum, Bahkan Pak Bupati Aceh Tamiang sendiri juga sudah tau namun tidak ditindak hingga kini.”ungkapnya.

“Jangan menjadi kesan dia wanita itu sebagai PNS yang bekerja dikantor camat itu disebut sebagai Perebut Lelaki Orang(Pelakor) sebab wanita itu juga sudah memiliki anak dan suami,” dan lelaki yang berselingkuh dengan wanita itu juga sudah memiliki anak dan istri, bahkan menurut informasi sudah dua kali menikah,”sebut sumber.

“Sementara sebagai PNS ada konsekuensi melekat terkait disiplin PNS yang harus dipatuhi sebagai Aparatur Negara.¬†Salah satu aturan disiplin PNS yakni terkait kehidupan rumah tangga, di mana PNS dilarang berselingkuh. Hal itu diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 45 tahun 1990 Perubahan Atas PP Nomor 10 tahun 1983 tentang Izin Perkawinan dan Perceraian Bagi Pegawai Negeri Sipil.”kata sumber. Padahal bapak itu punya jabatan penting di lingkungan Pemkab Atam, dan wanita yang terkesan sebagai pelakor itu juga sudah memiliki jabatan yang lumayan.”imbuhnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *