Drs. M.Nasir, M.Pd: Pasca Covid-19, Mutu Pendidikan Semakin Menurun

  • Whatsapp

Bireuen – Kadis Pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Bireuen, Drs. M. Nasir M.Pd, Pasca Pandemi disease Corona Virus (Covid-19) Tanpa kepedulian orang tua/Wali murid”, Mutu pendidikan semakin menurun, Jumat (30 April 2021).

Kadis Pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Bireuen, Drs. M. Nasir M.Pd mengatakan, Semenjak Virus Corona mewabah dan merebak ke sebahagian besar negara di belahan dunia, secara langsung dapat mempengaruhi perekonomian selain mematikan mutu di dunia pendidikan.

Bacaan Lainnya

Walaupun pada dasarnya, pemerintah telah mengucurkan anggaran dengan jumlah yang relatif luar biasa dalam bentuk bantuan, termasuk lembaga pendidikan diantarnya. Namun bantuan tersebut tidak akan berdampak baik terhadap peserta didik jika”, Peran para Wali/orang tua tidak mendukungnya,”Ujar M. Nasir.

“Sebagaimana pelaksanaan pembelajaran secara online, apabila orang tua tidak mendukung dalam bentuk pengawasan, barang kali simurid (Anak) akan memanfaatkan perangkat untuk mengakses situs yang tidak ada keterkaitan dengan pendidikan, baik berupa permainan dan lainnya.

Selain itu, keterbatasan keluarga untuk memenuhi kebutuhan perangkat elektronik kepada anak juga salah satu kendala yang perlu dipertimbangkan. Bagi keluarga yang berkemampuan bisa jadi, kebutuhan tersebut terpenuhi, namun yang kurang mampu”, bukankah itu akan menjadi kendala,”ungkap Kadis Pendidikan Bireuen.

Dikatakan M. Nasir, terkait penutupan sekolah dalam bulan Ramadhan kembali berlanjut”, Diliburkan hanya beberapa hari saja dari tanggal (26 sampai 30 Maret 2021) selebihnya sudah masuk dalam Liburan Nasional (Hari Raya) Lagipun, sekolah dalam bulan Ramadhan hanya sebatas Pendalaman Materi Keagamaan.

Meliburkan sekolah merupakan tindak lanjut dari saran yang disampaikan pihak kepolisian Bireuen, seiring meningkatnya warga Bireuen yang di nyatakan poditif covid-19. Keputusan tersebut diambil setelah sebelumnya berkoordinasi dengan Dinas kesehatan, Kankemenag, Cabdin pendidikan SMA/SMK yang selanjutnya di setujui Pemkab Bireuen (Bupati) setelah itu, baru kemudian sekolahnya diliburkan,”tambah Kadis.

Masih Kadis P&K, Tekait mutu pendidikan, diakui kadis”, secara jujur” mutu pendidikan semakin menurun paska Pandemi Covid-19, hal tersebut disebabkan oleh beberapa faktor baik berupa, Fasilitas (Perangkat) Paket Internet hingga pengawasan. Dikarenakan para murid mengikuti proses pembelajaran dari rumah (Online).

“Jika proses tersebut di gelar dalam arena pendidikan(Sekolah) hal yang sedemikian dapat teratasi, dengan adanya penerapan jadwal dan mendapat pengawasan secara langsung dari dewan guru di lingkungan sekolah masung-masing.

Sementara dari sisi baiknya juga dapat dirasakan diantaranya, dapat memupuk kedisiplinan dini bagi para peserta didik, selain akan memandirikan para murid. Hanya satu harapan, semoga pandemi akan segera berlalu dan ketertinggalan sejumlah mata pelajaran, tidak berdampak kepada runtuhnya nilai-nilai generasi di masa hadapan,”Kadis Pendidikan Bireuen menuturkan.

Laporan – Juwaini
Editor – Wira

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *