Dituding LSM KPK INTIM: BKAD Tidak Alergi Dengan Kritikan

  • Whatsapp

Bireuen – Terkait Pemberitaan yang tayang pada, Sabtu (8 Mei 2021)http://www.viralutama.co.id/kpk-intim-raup-keuntungan-bimtek-bkad-kangkangi-permendagri.

Ketua Koordinator BKAD Kabupaten Bireuen, mengatakn. Tudingan tersebut ibarat ditimpa sandal kawan, BKAD tidak Alergi terhadap semua kritikan, Rabu (19 Mei 2021).

Bacaan Lainnya

Koordinator BKAD (Badan Koordinasi Antar Desa) Kabupaten Bireuen, Abdurrahman kepada Viralutama.co.id mengatakan,’ terkait tudingan yang ditujukan oleh ketua LSM KPK INTIM Aceh kepada BKAD Bireuen, bagi kami itu bukan suatu hal yang merisihkan” dikarenakan hal tersebut tidak terjadi dalam kepengurusan BKAD.

“Persoalan seperti itu tidak perlu direspon karena pihaknya tidak merasa melakukan hal sebagaimana yang dialamatkan Ketua LSM KPK INTIM kepada BKAD. Kita tidak Alergi dengan kritikan dan saran dari berbagai pihak, asalkan berasas disertai pembuktian,”ujar Geuchik Abdurrahman.

“Sebagaimana yang diberitakan Viralutama.co.id sebelumnya dengan judul” Raup Keuntungan Bimtek: BKAD Kangkangi Permendes (8/5) melalui Statemen Ketua LSM KPK INTIM Aceh (Rilis) Kami merasa tidak pernah melakukan hal seperti yang diduga, jadi untuk apa kami respon. Kami dari BKAD tidak Alergi dengan kritikan dari LSM manapun, asalkan berasas disertai pembuktian, apalagi yang berkaitan dengan fee,”

Sesebuah Agensi Diibaratkan,’ Agen mobil misalnya, bila si agen A berhasil menjual sebuah mobil dan memperoleh keuntungan, maka yang berprofesi sama dengannya akan diberikan sedikit uang secara cuma-cuma,” Itu inisiatif, tanpa di minta ataupun didasari atas dasar kerjasama sebelumnya,” tamsil Tgk Rahman.

Terkait statemen kurang sedap terhadap BKAD, dirinya menganggap bagaikan ditimpa sandal orang lain di atas sandalnya, dikarenakan yang menimpa sandal dimaksud merupakan orang yang sudah dikenal, maka tidak menganggap hal tersebut sebagai suatu masalah.

“Saya tidak merasa berita dimaksud adalah berita miring dan saya tidak merasa terusik, semua itu saya yakin akan terselesaikan dengan sendirinya. Diibaratkan anak kecil sakit kepala kena hujan, kalau sering kali kita berikan obat takutnya busung dia nanti. Sebenarnya, hanya cukup istirahatkan saja dia dan insya Allah tatkala dia bangun besok pagi sudah aman. Kenapa kita harus terburu-buru mengambil obat sama dokter,” tuturnya.

“Alangkah baiknya hidup ini kita buat lebih bermakna melalui langkah positif yang di usahakan, selaku manusia memang kita rentan dengan salah dan silap. Tetapi jangan pula sampai telat memperbaikinya, saling memaafkan dan memahami justru membawa berkah. Semoga setiap kesilapan yang terjadi, tidak akan berulang dimasa akan datang.”

Disinggung terkait pernyataannya di situs fokusaktual.com akan melaporkan problema tersebut ke pihak Kepolisian”, Sembari senyum ia menjawab, “Barangkali kawan wartawan itu saat saya ngomong lewat sambungan telpon dengannya sedang melamun, hingga tidak fokus dengan keterangan saya,” beber Geuchik Meugit Baro Kecamatan Samalanga Kabupaten Bireuen di rumahnya, Senin (17/5) siang.

Laporan – Juwaini
Editor – Wira

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *