Dihadiahi Bugem, Boing Buat Laporan Ke Polres

  • Bagikan

Bireuen – Hendak mendapatkan penjelasan ekoran namanya tercuit pada Musrenbang, Sufri Daud (Boing) dihadiahi bugem di Coffee shop. Akibat Pemukulan tersebut telah dilaporkan ke Polres Bireuen, Kamis (25 Februari 2021).

Sufri Daud (Boing) mantan kombatan GAM Wilayah Batee Iliek didampingi Geuchik Alue Kuta Yusrizal, Makabin, Muhayyar kepada sejumlah awak media menyampaikan, Pengeroyokan terhadap dirinya terjadi di Ocean Coffee,  oleh beberapa orang yang menjabat unsur pengurus Yayasan Almuslim hasil Mubes ke IX.

Dikatakan Sufri, Pengeroyokan tersebut terjadi ketika dirinya menjumpai ketua DPRK Bireuen di Coffee shop dimaksud dengan tujuan, hendak mempertanyakan terkait penciutan namanya dalam forum Musrenbang di aula kantor camat Peusangan, Kamis (25/2) yang ditujukan secara langsung kepada dirinya.

Boing meyebutkan,” Kedatangan saya sebenarnya hanya ingin mengatakan bahwa  persoalan tersebut diselesaikan secara kekeluargaan. Baru saja beberapa menit, Saya duduk bersama ketua DPRK di Ocean Cafee Matang Glumpang Dua, beberapa orang dari pengurus Yayasan Almuslim hasil Mubes IX datang kemudian spontan memukuli saya,”

Diperkirakan setidaknya ada empat orang diantara mereka yang sempat saya lihat, satu orang diantaranya langsung merangkul tubuh saya. Sehingga membuat saya tidak bisa bergerak, sementara beberapa orang lainnya langsung menghadiahi (bogem) dengan pukulan tangan,”ungkap Sufri Daod,Kamis malam (25/2) pada konferensi pers di Warkop YF Cafee Jalan Bireuen-Takengon.

Masih Boing,”Pasca pemukulan tersebut, beberapa bahagian wajah saya mengalami luka memar dan sudah divisum di RSUD dr Fauziah Bireuen. Untuk mendapatkan keadilan, secara resmi kasus pemukulan tersebut telah dilaporkan ke Polres Bireuen,”

Dengan surat tanda terima lapor laporan polisi Nomor STTLP/24/II/YAN.2.5/2021/SPKT RES BIREUEN Sufri Daod melapor Iskandar Cs tentang peristiwa pidana UU Nomor 1 Tahun 1946 Tentang KUHP Pasal 170. Selain saya, kata Boing,  Yusrizal (korban lainnya) juga melaporkan dengan surat tanda terima lapor laporan polisi Nomor  STTLP/25/II/YAN 2.5 /2021/SPTK RES BIREUEN.” papar.

Berdasarkan imformasi yang dihimpun media, pihak terlapor juga akan segera menggelar konferensi pers terkait persoalan dimaksud.

Laporan – Juwaini
Editor – Wira

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *