Diduga Ramah Uang Meunasah, Geuchik Pertamina Dijeput Polisi Tengah Malam

  • Bagikan

Aceh Timur -Geuchik Gampong Pertamina, Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, AN dikabarkan ditangkap pihak kepolisian akibat diduga menggelapkan dana iuran pembangunan meunasah di desa tersebut, Selasa dini hari, 27 April 2021, di rumahnya di Desa Pertamina.

Kepala desa yang sempat dilaporkan atas dugaan penyimpangan ratusan juta dana desa ke Inspektorat Aceh Timur itu sempat mendekam selama dua hari di tahanan Polsek Rantau Selamat, hingga kemudian digelandang ke Mapolres Aceh Timur.

Namun menurut informasi, AN ditangkap bukan karena pelaporan ke Inspektorat, tapi berdasarkan laporan baru dari masyarakat ke pihak kepolisian terkait dugaan penggelapan puluhan juta uang iuran pembangunan tempat ibadah tersebut.

” Ia dia dijeput polisi ke rumahnya, berdasarkan hasil laporan kami ke polisi soal uang meunasah Rp. 22 juta punya tahun 2015, bukan hasil inspektorat, lama kali kalau ke inspektorat bertahun – tahun sudah dilaporkan kerugian negara hampir Rp.400 jutaan, tapi dia malah disuruh nyicil,” kata salah seorang warga Desa Pertamina yang tak ingin disebutkan namanya itu, Rabu, 28 Oktober 2021.

Awalnya media ini mendapatkan potongan informasi mengenai penangkapan geuchik tersebut dari pegiat Lembaga Komunitas Pengawas Korupsi (L-KPK) Provinsi Aceh, Razali, Namun setelah melakukan pengecekan ke berbagai pihak, termasuk aparat kepolisian yang tak ingin disebutkan namanya, terbukti info tersebut benar dan valid.

” Bang, itu infonya geuchik Pertamina ditangkap,” kata Razali yang akrab disapa Nyak Li tersebut.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *