Aparat Diminta Jangan Tutup Mata Terkait Maraknya Illegal Logging Di Aceh Timur

Aceh Timur, Viralutama.co.id- Belakangan ini Pemerintah serta para pihak terkait dan yang berwenang sangat serius untuk menghentikan setiap kegiatan dan aktivitas illegal logging. Namun hal ini belum menyentuh secara keseluruhan dipropinsi Aceh.

Dari penelusuran tim Badan Penelitian Aset Negara Lembaga Aliansi Indonesia (BPAN LAI) melakukan investigasi ke wilayah disekitar Aceh Timur, Kecamatan Birem Bayeun hingga Simpang Jernih, Penaron dalam sepekan ini. Pasalnya peredaran dugaan kayu ilegal masuk diwilayah kota Langsa.”hal tersebut disampaikan oleh Boy Hardy ketua DPC BPAN LAI kota Langsa. Selasa 7 Juli 2020.

Bacaan Lainnya

Lanjut Boy Hardy,”Tim BPAN LAI telah mendatangi beberapa lokasi dipedalaman kabupaten Aceh Timur, ada terdapat sejumlah alat berat yang melakukan aktivitasnya didalam hutan juga terlihat banyak kayu gelondongan yang siap diangkut.

Salah seorang warga yang ditemui mengatakan,”bahwa kayu-kayu tersebut diangkut dari hutan diwilayah desa Blangtualang dan sekitarnya.Dimana kayu-kayu itu merupakan jenis kayu pilihan, kemudian diangkut kekilang sowmil daerah kota Langsa, dan kemudian diolah dengan berbagai ukuran untuk dijual kembali.”ucap Boy Hardy.

“Sepertinya mereka beroperasi dengan bebas, diduga sudah ada ribuan kubik kayu illegal dengan berbagai jenis yang merupakan jenis kayu kelas dengan kualitas baik, seolah olah tidak ada penegak hukum didaerah kita.”papar Boy Hardy.

Dari informasi yang dihimpun oleh tim BPAN LAI, diketahui bahwa banyak para pelaku yang melakukan kegiatan penebangan kayu secara illegal tanpa ada dilengkapi dokumen yang sah dari dinas terkait.

Dan sowmil juga ada indikasi telah melakukan penampungan dan pengolahan kayu hasil penebangan yang tidak jelas.”ujarnya.

“Padahal sesuai Peraturan Menteri Kehutanan tentang Izin Usaha Industri Primer Hutan Nomor: P.35/MENHUT-II/2008 Tentang Izin Usaha Hasil Hutan terindikasi dilanggarnya.”

“Kami ada mendapat informasi dari masyarakat adanya keterlibatan oknum pihak terkait yang turut dan bekerjasama dengan para pelaku penebang liar tersebut.”tutup Boy Hardy.

“Ketua BPAN LAI DPC kota Langsa sangat mengharapkan baik Ormas, LSM Media yang ada di kota Langsa dan Aceh Timur serta Aceh Tamiang turut peran serta dan berfungsi sebagai kontrol sosial untuk pengawasan segala bentuk kegiatan illegal logging yang kian marak terjadi selama ini.”imbuhnya.

Pos terkait