Datangi Kantor Keuchik, Masyarakat Jambu Labu Minta Penyelesaian Tapal Batas Desa

Aceh Timur, Viralutama.co.id-Seratusan masyarakat Jambu Labu, Kecamatan Birem Beyeun, Kabupaten Aceh Timur, mendatangi kantor Keuchik meminta agar segera dilakukan penyelesaian tapal batas lahan koperasi Sinar Maju dengan tapal batas desanya. Minggu (28/06/2020).

Atas kedatangan tersebut, perangkat desa dan pihak Koperasi Sinar Maju melakukan pertemuan di kantor Keuchik Jambu Labu, dalam rangka penyelesaian tapal batas desa dengan lahan koperasi tersebut.

Bacaan Lainnya

Turut hadir dalam pertemuan itu, Keuchik Sujihardi dan seluruh perangkat desa setempat bersama Babinkamtibmas, Aipda Ruliadi, Babinsa, Serda Hery dan perwakilan masyarakat setempat beserta pengurus Koperasi Sinar Maju yaitu M. Amrizal (Tengku Maop). Dan pengurus lainya.

Memulai pembicaraan Keuchik Sujihardi mengatakan bahwa dirinya mewakili masyarakat ingin segera menyelesaikan persoalan tapal batas desa dengan lahan Koperasi Sinar Maju.

“Kami hanya ingin menyelasaikan soal tapal batas Desa Jamor Labu dengan lahan Koperasi tersebut supaya masyarakat kami bisa bekerja tidak mengganggu lahan milik Koperasi Sinar Maju,” ungkap Sujihardi.

Setelah berdiskusi ke 2 belah pihak akhirnya bersepakat untuk memasang tapal batas antara batas desa dan koperasi.

“Direncanakan perangkat desa dengan pihak koperasi akan memasang tapal batas Rabu besok sehingga antara masyarakat dengan pihak koperasi Sinar Maju tidak dirugikan satu sama lain,” pungkas Sujihardi.

Sementara itu, Tengku Maop kepada wartawan menjelaskan, pihaknya koperasi Sinar Maju, berharap kepada semua pihak untuk mendukung program koperasi. “Sebab program kami adalah untuk meningkatkan kesejahteraan bagi eks kombatan, serta masyarakat lainya.” ucapnya.

Selain itu, dirinya juga mengaku perlu adanya tapal batas antara Desa dan Koperasi agar bisa saling menjaga dan tidak bersinggungan satu sama lain.

“Kita perlu memastikan tapal batas Desa Jambu Labu dengan lahan koperasi, hal ini agar tidak menimbulkan persoalan di lapangan baik pihak koperasi sendiri maupun masyarakat. Sehingga tidak ada yang dirugikan oleh kedua belah pihak,” pungkas M.Amrizal.

Pos terkait