BANGUNAN PUSKESMAS KEC. KUNDUR BARAT BERNILAI MILIARAN, BUKTI PEDULI DINKES BERI LAYANAN MAKSIMAL

  • Bagikan
Pembangunan Gedung Puskesmas Kec. Kundur Barat, Bukti Peduli Dinkes beri Pelayanan Maksimal Pada Warga ( Doc. Iwan )

Karimun– Proyek Pemerintah Kab. Karimun Dinas Kesehatan dengan kegiatan penyediaan fasilitas kesehatan UKM dan UKP kewenangan Daerah Kabupaten/Kota, pekerjaan pembangunan gedung Puskesmas ( 1 Paket ), dengan nilai kontrak Rp. 5.595.858,000, masa pekerjaan 180 hari, Nilai Kontrak 02/ Kontrak/ PKM KUBA/ 202, melalui Kontraktor Pelaksana PT. Mandailing Tanjung dengan Konsultan Pengawas CV. Abhista Konsultan, dibangun adalah merupakan komitmen kerja dari Dinkes untuk tetap konsisten memberikan pelayanan yang maksimal kepada seluruh lapisan masyarakat.

Beberapa warga yang dijumpai Viral Utama disaat berobat di gedung lain samping bangunan Puskesmas yang sedang dibangun Sabtu (05/06) pagi saat dimintai komentar dan tanggapan mengemukakan, jika dilihat dari fisik pembangunan Puskesmas Kec. Kundur Barat yang sedang dibangun ini, sepertinya tergolong megah dan kokoh, hanya sangat disayangkan lokasi tanah tempat pembangunan Puskesmas sempit dan tidak luas, seandainya lokasi tanah puskesmas cukup luas, tentu bangunan dapat lebih tertata dengan berkemungkinan adanya lokasi taman, lokasi parkir mobil dan honda yang lebih teratur, ditambah lagi pembangunan Puskesmas terkesan terlalu dekat dengan jalan umum,” kata Sumber.

Seterusnya sumber mengatakan, semoga saja setelah pembangunan Puskesmas siap, keberadaannya didukung dengan sarana serta prasarana penunjang yang sangat cukup memadai,seperti minimal adanya satu orang tenaga medis Dr. Khusus Kandungan dengan beberapa Bidan, tidsk seperti sekarang ini, setiap ada orang yang mengecek kandungan dan atau hendak melahirkan, hampir kesemuanya dirujuk ke Karimun, sementara warga berpenghasilan terbatas, berapa banyak warga harus mengeluarkan uang dari coretan tangan para Bidan, tanpa mereka sadari, sekali jalan untuk tiba ke RS.HM Sani dikarimun, jika rujukan dari Puskesmas, pengeluaran dana Rp. 1 Juta akan habis, dengan klasifikasi uang Ambulan, Uang Bidan pengawas, uang Speed Boad, Uang Tabung Oksigen dsb, belum lagi dana perawatan di RS. HM Sani, kemuanya menggunakan uang, sukur-sukur warga pengguna BPJS, jika tidak coba dipikirkan,” ungkap Sumber.

Keberadaan satu orang Dr. Gigi, Dr. Mata, satu Orang Dr. Umum sesuai dengan kebutuhan dari jenis penyakit yang banyak dialami warga, dan yang lebih terpenting seorang Kepala Puskesmas yang diangkat, sewajarnya mereka yang sesuai denga disiplin ilmu, jangan mereka yang diangkat karena faktor kedekatan dengan Penguasa Daerah, hal ini tentu telah mengalahi presedural,” jelas Sumber.

Lebih jauh menurut sumber, Puskesmas baru dan harus dilengkapi dengan berbagai peralatan medis yang baru, jika hanya gedung Puskesmas baru, sementara peralatan penunjang untuk berobat masih tetap barang lama, berarti sama saja tidak ada kemajuan ucap Sumber yang diamini beberapa warga yang lain.

Ditempat terpisah, Kepala Puskesmas Kec. Kundur Barat Ofika, beberapa kali hendak dijumpai Viral Utama tidak berada ditempat, dan menurut Staffnya, Kepala Puskesmas keluar, sedang dalam kegiatan menyuntikan Vaksin dibeberapa Desa.

Penulis  : Azwan, Z., SH

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *