Gayo Luwes, Viralutama.co.id- Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Wahyu Widada, M. Phil, dalam kunjungan kerja selama sehari ke Kabupaten Gayo Lues guna melakukan berbagai rangkaian kegiatan, Rabu 04 Maret 2020.Kemarin.

Kapolda Aceh sekira pukul 08.00 wib bersama rombongan berangkat pagi hari melalui Bandara SIM dengan menggunakan Helikopter TNI yang Pilot Kapten Cpn Angga Prima, Co Pilot Kapten Moh. Kholiq, Apionik Serda Ahmad Baihaqi, Mekanik Sertu Ahmad Saputra, dan Mekanik Praka Elin Oktavian.

Kapolda menuju Gayo Luwes sekira pukul 10.30 wib mendarat (landing) di Bandar Udara Patiambang Desa Penggalangan Kecamatan Blangkejeren Kabupaten Gayo Luwes.

Adapun rombongan yang mendampingi Kapolda Aceh, yaitu Karo Ops Polda Aceh Kombes Pol Dedy Irianto, S.H M.H, Dirresnarkoba Polda Aceh Kombes Pol Rudy Ahmad Sudrajat S.IK, M.H, Wadansat Brimob AKBP Brury Soekotjo Adhyakso Putro S.IK.

Sesampai di Gayo Luwes, rombongan Kapolda disambut oleh Bupati Gayo Luwes H. Muhammad Amru, 
Kapolres Gayo Luwes AKBP Rudi Setiawan S.IK, M.SI, Wakil Ketua DPRK Gayo Lues H.Ibnu Hasyim S.Sos, Kepala Pengadilan Said Tarmizi S.H M.H, Danramil Blangjerango Kapten Inf. Feri Wandra, Para Kabag, Kasat, Kasie, Kapolsek dan Danki Brimob Kompi 4 Batalyon C IPTU Faisal Naim dan seluruh Personel Polres Gayo Lues.

Dalam kunker ke Gayo Luwes ini, Kapolda melakukan serangkaian kegiatan diantaranya, melakukan Pencabutan dan pemusnahan atau Pembakaran Tanaman Ganja di Desa Agusen Kecamatan Blangkejeren.

Setelah itu, Kapolda Beserta Rombongan Take Off dari Helipad Desa Agusen Blangkejeran menuju Bandara Patiambang Gayo Luwes dan menuju ke Polres Gayo Luwes untuk bertatap muka dengan seluruh personil Polres.

Dalam arahannya, Kapolda Aceh mengajak seluruh personil jajaran Polres Gayo Luwes untuk selalu bersyukur kepada sang pencipta, karena sudah mendapatkan anugrah menjadi seorang anggota Polri. Ia juga mengatakan, bahwa menjadi seorang anggota Polri itu tidak mudah.

“Bukan suatu kebanggaan ketika kita memberhentikan seorang anggota Polri dari Dinas kepolisian karena banyak anggota keluarga dibelakang mereka yang akan bersedih, yang rugi kalau anggota kita dipecat bukan Kapolda, bukan Karo Ops maupun yang lainnya, yang rugi adalah keluarganya sendiri.

Betapa bangganya keluarga kita ketika kita dilantik menjadi seorang anggota Polri. Jadi, ketika kita hendak melakukan sebuah pelanggaran, maka ingatlah anak istri kita sehingga kita tidak  melakukan pelanggaran, kata Kapolda.

Dikatakan lagi, banyak orang ingin menjadi anggota Polri tapi tidak semudah yang dibayangkan untuk bisa menjadi anggota Polri, maka ketika sudah menjadi anggota Polri wajib di syukuri.

“Tugas seorang anggota polri adalah sangat mulia sebagai pelindung, pengayom dan pelayan Masyarakat serta penegakan hukum, sebutnya.

Selanjutnya, Kapolda juga berpesan kepada personil Polres Gayo Luwes khususnya, jajaran Polda Aceh pada umumnya, untuk tidak terlibat menjadi pemakai ataupun pengedar Narkoba dan tidak juga menjadi salah satu dalam jaringannya.

“Saya tidak bangga memecat seorang anggota, saya tidak ingin memecat seorang anggota polri, akan tetapi ketika sudah melakukan pelanggaran berupa terlibat narkoba maka dengan sangat terpaksa saya harus memecat anggota tersebut,”kata Kapolda.

Dalam memberantas ladang ganja tersebut, kata Kapolda, merupakan pejuang kemanusiaan, karena sudah menyelamatkan berapa generasi kedepannya.

“Laksanakan tugas dengan gembira, otak kita ini ketika kita tidak gembira yang ada hanyalah beban, maka laksanakan semua tugas-tugas dengan ikhlas.”Ujarnya.

Tugas menjadi seorang polri itu banyak ruang ibadahnya, yang penting niat baik dan ikhlas melaksanakannya dan hindari perilaku-perilaku yang menyakiti Masyarakat.”tutup Kapolda.

Setelah memberikan arahan kepada seluruh personil Polres Gayo Luwes, Kapolda Aceh dan rombongan bertolak menuju ke Bandara Patiambang guna kembali ke Banda Aceh.

Wira